Kesehatan

Dinkes Ende Launching Kekuatan Si Tiga Batu Tungku Untuk Mempercepat Penurunan  Kematian Ibu Dan Anak

ENDE,GlobalFlores.com- Dinas Kesehatan Kabupaten Ende melaunching Kegiatan Kick Off Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu, Gerakan Aktifkan Posyandu dan Launching Kekuatan Si Tiga Batu Tungku Untuk Percepatan Penurunan Kematian Ibu dan Bayi Tahun 2024 di Halaman Gereja Santo Donatus Boanawa,Kelurahan Rukun Lima,Kecamatan Ende Selatan,Kabupaten Ende, Kamis (20/6/2024).

Penjabat Bupati Ende, Dr dr Agustinus G Ngasu,M Kes,MMr dalam sambutan yang dibacakan Kadis Kesehatan Kabupaten Ende,dr Aries Dwi Lestari SP. PD Finasim mengatakan  kegiatan yang dilaksanakan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian dan komitmen pemerintah untuk untuk secara serius memberikan perhatian kepada upaya penanganan berbagai persoalan mendasar kesehatan seperti stunting kematian Ibu dan bayi.

Dikatakan pemerintah menyadari bahwa menangani masalah stunting serta kematian ibu dan bayi serta persoalan kesehatan lainnya tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Keterlibatan tokoh agama, Tokoh Adat juga masyarakat menjadi sangat penting. 

Melalui pendekatan tiga batu tungku yang selama ini telah menjadi kekuatan  maka akan sangat membantu dan mempermudah pemerintah dalam menanagani masalah kesehatan di wilayah Kabupaten Ende.

Kekuatan tiga batu tungku yang melandasi setiap pelaksanaan kegiatan kita, benar-benar menjadi kekuatan yang luar biasa dimana pemerintah, tokoh adat dan tokoh masyarakat saling mendukung dan ini harus menjadi kekuatan kita bersama,”ujarnya.

Melalui kegiatan kita ini, semua yang hadir diharapkan dapat membangun komitmen bersama untuk bekerja bersama dalam semangat kolaborasi, terutama mewujudkan masyarakat Ende yang sehat,”ujarnya.

Disamping itu, komitmen yang kuat dari berbagai pihak diharapkan mampu mendorong terciptanya sistem kesehatan masyarakat yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah kita. Semangat kolaborasi dan komitmen yang tinggi dari seluruh peserta menjadi modal utama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Kehadiran semua pihak pada kegiatan tersebut dengan maksud untuk lebih mempertegas komitmen kita dalam melakukan penanganan dan pencegahan stunting. Kesehatan ibu hamil dan bayi harus mendapat perhatian serius kita sehingga bayi lahir tidak stunting.

Dikatakan  berdasarkan Data survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 sebesar 24, 4 persen  turun menjadi 21, 6 persen  pada tahun 2022 dan 21, 5 persen berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia pada Tahun 2023. Sedangkan bagi Kabupaten Ende sendiri prevalensi stunting tahun 2023 sebesar 6, 8 persen atau sebanyak 1241 kasus stunting. Sementara Hasil penimbangan bulan Februari 2024 tercatat 8,2 Persen atau sebanyak 1.448 kasus.

Dengan mempertimbangkan kondisi itu maka memerlukan komitmen tinggi dan kerja keras dari semua pihak untuk bergerak bersama melakuka terobosan untuk mempercepat pencapaian target penurunan stinting.

Pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting di Posyandu pada Bulan Juni ini membuktikan keseriusan Pemerintah Kabupaten Ende dalam mencegah dan menagani masalah stunting. 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan