Sempat Terbengkelai Dermaga Nangakeo di Kabupaten Ende Kembali Difungsikan

ENDE,GlobalFlores.com-Setelah sempat terbengkelai Dermaga Nangakeo di Desa Bheramari, Kecamatan Nangapanda,Kabupaten Ende, kembali difungsikan yang ditandai dengan pelayaran perdana KMP Inerie II di Pelabuhan Nangakeo, Kabupaten Ende, Kamis (6/8/2026).
Sebagaimana dilansir dari laman FB Infokom Kabupaten Ende menyebutkan bahwa Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, hadir sekaligus menerima secara langsung pelayaran perdana KMP Inerie II di Pelabuhan Nangakeo, Kabupaten Ende, Kamis (6/8/2026).
Di laman itu dituliskan bahwa kehadiran kapal ini menjadi angin segar bagi masyarakat Ende dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan transportasi laut antar wilayah.
Dalam sambutannya, Bupati Yosef menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PT ASDP Indonesia Ferry yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah sehingga KMP Inerie II dapat beroperasi melayani masyarakat Kabupaten Ende dan sekitarnya, termasuk Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Ngada.
“Ini hal yang sangat baik, kehadiran kapal ini membantu menyambung konektivitas antar wilayah dari Pulau Flores ke Kupang, dan sebaliknya,” ujar Bupati Yosef.
Bupati menjelaskan, selama ini rute Ende – Kupang dan sebaliknya jika menggunakan transportasi udara biayanya cukup mahal.
Dengan beroperasinya KMP Inerie II, masyarakat memiliki alternatif transportasi laut yang lebih terjangkau.
Lebih lanjut, Bupati Yosef meminta agar ke depan ASDP dapat membuka rute pelayaran Ende – Waingapu dan Ende – Sabu, sebab saat ini belum tersedia rute langsung ke dua wilayah tersebut.
“Untuk hal ini, Pemerintah Kabupaten Ende akan segera bersurat kepada Pimpinan ASDP agar dapat dipertimbangkan pembukaan rute baru demi memperluas konektivitas di wilayah NTT,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Ende untuk menjaga dan mengawasi operasional KMP Inerie II, termasuk kelayakan operasional, keselamatan juga sarana prasarana pendukung juga kondisi pelabuhan.
Ia menyoroti kondisi Pelabuhan Nangakeo yang pada saat hujan mengalami banjir akibat luapan air dari sungai yang berada tepat di sisi utara pelabuhan.
“Untuk itu saya himbau kepada OPD terkait agar segera melakukan survei dan penanganan lanjutan. Ke depan, aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar pelabuhan pasti akan meningkat, sehingga fasilitas pelabuhan perlu segera dibenahi,” imbaunya.
Bupati Yosef berharap kehadiran KMP Inerie II dapat menjawab kebutuhan transportasi masyarakat Kabupaten Ende sekaligus mendorong peningkatan ekonomi.
“Saya berharap kapal ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi salah satu penggerak ekonomi baru demi terciptanya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ende,” tutup Bupati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda, Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Ende, Pj. Sekda Ende Gabriel Dala, Plt. Asisten Administrasi Umum Kanis Se, TP2D Ende, pimpinan PT ASDP Cabang Ende, Para Camat, Kepala Desa Bheramari, Kepala BUMN, Pimpinan OPD, Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya.
Pelayaran perdana ini juga ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Operasi KMP Inerie II oleh Bupati Ende kepada manajemen ASDP yang diwakili oleh Capt. Hengki Franco Hanas.
Sesuai rencana kapal tersebut akan melayani rute Kupang, Ende dan Pulau Ende.



