Ragam

Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende,Minggu (8/5/2022).

SEMANGAT PAGI, pada hari ini kita memasuki hari Minggu Paskah IV. Dan Injil hari ini dikisahkan tentang Yesus Ditolak Oleh Orang Yahudi (Yoh. 10: 27 – 30). Pertanyaannya adalah mengapa Orang Yahudi menolak Yesus? Mereka menolak karena mereka sombong. Akibatnya, mata hati dan mata pikiran serta mata inderawi mereka tidak mampu melihat alias buta, untuk melihat sisi ke Allah an dalam diri Yesus. Bagi mereka Yesus adalah manusia biasa yang kedua orang tua Nya mereka kenal. Padahal, banyak hal yang telah dilakukan oleh Yesus berupa berbagai mukjizat penyembuhan orang sakit, pengusiran setan, pergandakan 5 roti dan 2 ikan, bahkan membangkitkan orang mati, dan masih banyak lagi tanda tanda lainnya, yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Allah yang menjelma menjadi Manusia. Dan oleh karena mereka menolak Yesus, maka konsekuensinya mereka tidak akan memperoleh keselamatan hidup yang kekal. Atau dengan lain kata, syarat untuk memperoleh hidup yang kekal adalah mendengarkan suara Yesus dan mengikuti Yesus. Dan itulah yang oleh Yesus disebut Nya sebagai domba Nya. Dan jika kita adalah domba Nya, maka Dia adalah Sang Gembala Sejati atau Gembala Agung. Jadi, domba yang mendengarkan suara Gembala dan mengikuti Nya, pasti tidak akan tersesat dan tidak akan binasa sampai selama lamanya. Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa mendengarkan suara Yesus Sang Gembala? Kita bisa mendengarkan suara Nya melalui kitab suci yang kita baca dan atau ketika kita hadir setiap kali merayakan Ekaristi melalui liturgi Sabda. Juga bahkan saat kita menyambut Nya melalui liturgi Ekaristi. Dan akhirnya, kita juga bisa mendengarkan suara Yesus Sang Gembala, ketika hati dan pikiran kita terarah kepada Nya dalam keheningan. Dengan demikian, jika kita memenuhi syarat yang disampaikan oleh Yesus, maka kita akan memperoleh keselamatan hidup yang kekal . Amin. Selamat Berhari Minggu ūüôŹūüôŹ

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan