Regional

Mahasiswa FKIP Prodi PGSD Uniflor Ende Pentas Budaya Lokal NTT

ENDE,GlobalFlores.com – Mahasiswa FKIP Prodi PGSD Universitas Flores, Semester 2, Kelas 2B dan Kelas 21 mementaskan kearifan lokal NTT dan Etnopedagogi di Anjungan FKIP Universitas Flores, Kamis (25/6/2026).

Aschari Senjahari Rawe, M. Pd, Dosen Mata Kuliah Kearifan Lokal dan Ednopedagogik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program studi  Pendidikan Guru Sekolah Dasar mengatakan bahwa keluaran dari pelaksanaan kegiatan pementasan Mata Kuliah Kearifan Lokal dan Etnopedagogik di SD diharapkan setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa mampu memahami konsep kearifan lokal dan etnopedagogik serta perannya dalam pengembangan pembelajaran di Sekolah Dasar.

Selain itu juga mengidentifikasi dan menganalisis berbagai bentuk kearifan lokal yang terdapat di lingkungan masyarakat, seperti adat istiadat, bahasa daerah, permainan tradisional, kesenian, upacara adat, dan nilai-nilai budaya yang memiliki muatan pendidikan.

Selain itu mahasiswa diharapkan mampu menganalisis keterkaitan kearifan lokal dengan kurikulum dan pembelajaran SD sebagai sumber belajar, media pembelajaran, dan sarana penguatan karakter peserta didik.

Juga mampu merancang perangkat pembelajaran berbasis etnopedagogik, seperti modul ajar, LKPD, media pembelajaran, dan asesmen yang mengintegrasikan kearifan lokal.

Serta mampu menerapkan pembelajaran berbasis budaya lokal untuk menciptakan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan peserta didik.

Selain itu juga mampu melakukan penelitian sederhana mengenai kearifan lokal dan etnopedagogik, melalui kegiatan observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyusunan laporan ilmiah.

“Kami tentu berharap agar mahasiswa mampu mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran di Sekolah Dasar melalui pendekatan etnopedagogik untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, berkarakter, serta mendukung pelestarian budaya lokal,”kata Azhari.

Sementara itu salah seorang mahasiswa peserta kegiatan, Hilda Yuningsih Tawa Ito mengatakan dia dan teman-temannya mengikuti kegiatan budaya dalam rangka memenuhi Ujian Akhir Semester mata kuliah Kearifan Lokal dan Etnopedagogik.

Kegiatan dengan Tema “Mengenal dan Melestarikan Kearifan Lokal Daerah diharapkan mahasiswa mampu memahami nilai-nilai luhur yang terkandung dalam budaya daerah, menghargai warisan para leluhur, serta memiliki semangat untuk menjaga dan melestarikannya bagi generasi mendatang.

“Dengan kegiatan kami tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga semakin mencintai budaya bangsa dan mampu menjadi generasi yang menjaga serta mengembangkan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman,”katanya. (rom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan