Hukrim

Oknum Pelajar Di Sikka, Kuburkan Bayinya Di Kali Usai Dilahirkan  

MAUMERE, GlobalFlores.com  – Seorang oknum pelajar salah satu SMK di Sikka berinisial N (20), nekat menguburkan bayi hasil hubungan gelapnya  di kali mati di Jalan Brai kecamatan Alok Timur, usai melahirkan, Sabtu (17/9/2022).

Usai melahirkan N kemudian  melarikan diri ke hutan, lantaran takut dimarah oleh keluarganya. Dua orang tetangga yang megetahui peristiwa itu langsung melaporkan  N ke Polres Sikka.

Salah  satu dari kedua warga yang melaporkan itu berinisial J mengaku kalau N baru duduk di kelas satu SMK di Sikka. Hal ini disampaikan J kepada media ini Rabu (21/9/2022) di Maumere

J menjelaskan, sebelum melahir jabang baynya,  N sudah diskors oleh gurunya di sekolah dengan alasan yang bersangkutan kerap bolos dari sekolah.

Namun  setelah ditelusuri, N dalam kondisi hamil. J juga mengaku suami biologis yang menghamili N itu sudah melarikan diri ke Malaysia.

Menurut J, selama N mengikuti pendidikan disekolahnya, N selalu mendapat tekanan oleh pihak keluarganya, bahkan selalu dipukul.  Sebagai tetangga dekat J mengaku tahu benar kondisi N dan keluarganya.

“N baru kelas 1 di salah satu SMK di Maumere, dia sempat disekors dari sekolahnya, dengan alasan sering bolos. Belakangan diketahui N diskors karena kondisinya sudah hamil. Sementara laki-laki yang menghamilnya sudah lama pergi ke Malaysia,”kata  J.

Kasat Reskrim Polres Sikka,  AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra S.I.K,  kepada media ini mengaku setelah mendapat laporan warga, pihak kepolisian melakukan pencarian ibu bayi biologis tersebut selama tiga hari berturut-turut, yakni sejak Sabbtu (17/9/2022) hingga Selasa (20/9/2022) malam pukul. 22.00 Wita baru ditemukan.

Ibu jabang bayi biologis bertinisial  N itu kata Nyoman,  seusai melahirkan, N langsung melarikan diri ke wilayah perbatasan Maumere- Flores Timur.

Setelah ditemukan Selasa (20/9/2022) pukul.22.00 Wita, N pun langsung dibawa kerumah sakit untuk diperiksa kesehatannya.

Usai mendapatkan perawatan medis N kemudian dibawa  ke Polres Sikka untuk diproses hukum selanjutnya.

“Kami mulai melakukan penyidikan, karena upaya penangkapan dan penahanan sudah dilakukan. Dalam waktu dekat akan segera kami proses.”ujar Nyoman.

Ibu biologis dari bayi yang dikuburkan lanjut Nyoman berinisial KK alias N, usianya memasuki 20 tahun.

Menurut Nyoman N memembuang bayi di kali mati yang terletak di Jalan Brai, dekat dengan kediaman N.

Dalam keterangannya N mengaku membuang  bayi itu lantaran malu dengan pihak keluarga kalau dirinya hamil dan melahirkan bayi.

“N melarikan diri ke perbatasan itu karena malu dengan keluargannya, kalau ia hamil dan melahirkan bayi dan masih duduk dibangku sekolah.”ujar Nyoman.

Selain malu terhadap keluarganya, N juga malu karena ayah biologis jambang baynya itu tidak jelas hingga saat ini.

Dikatakannya, penyelidikan  terhadap N itu dimulai Sabtu pagi (17/9/2022) hingga  Selasa malam (20/9/2022).

Rabu (21/9/2022) lanjut Nyoman akan dilanjutkan dengan proses penyidikan hingga 20 hari kedepan. Karena bayi meninggal setelah melahirkan, maka N dijerat dengan UU perlindungan anak pasal 35 tahun 2009 dan perubahan pasal 80  ayat 3. UU perlindungan anak.

“Pelaku dikenai UU perlindungan anak, karena bayi yang dilahirkan itu meninggal usai melahirkan,”kata  Nyoman. ( rel )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan