Regional

Ignasius Parlo Terpilih Jadi Ketua Ikatan Mahasiswa Pelajar Manggarai di Ende

ENDE,GlobalFlores.com – Rapat Umum Anggota (RUA) Ikatan Mahasiswa Pelajar Manggarai (IMAPELMA) Ende Periode 2025/2026 resmi berakhir, Rabu (30/9/2026). Forum tertinggi organisasi tersebut menetapkan Ignatius Parlo Ngatut sebagai Ketua IMAPELMA Ende Periode 2026/2027 dan Arnoldus Jehopan sebagai Wakil Ketua.

Rangkaian RUA berlangsung di Ruangan Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/Humaniora dan Seni (FHSH) Universitas Flores (Uniflor), Ende. Seluruh agenda persidangan akhirnya dapat diselesaikan setelah forum menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Pengurus IMAPELMA Ende Periode 2025/2026.

Penerimaan LPJ tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam RUA sebelum forum beralih pada agenda pemilihan kepemimpinan baru.

Dalam proses pemilihan, seluruh kandidat terlebih dahulu dinyatakan memenuhi persyaratan dan kriteria sebagaimana diatur dalam AD/ART IMAPELMA Ende. Pemilihan kemudian berlangsung secara demokratis melalui mekanisme yang disepakati dalam forum.

Hasilnya, Ignasius Parlo Ngatut memperoleh kepercayaan anggota untuk memimpin IMAPELMA Ende selama satu periode ke depan. Sementara itu, Arnoldus Jehopan dipercaya mendampinginya sebagai Wakil Ketua.

Terpilihnya kepemimpinan baru tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian Badan Pengurus IMAPELMA Ende Periode 2025/2026 di bawah kepemimpinan Wihelmus Mario.

Ketua Panitia: Terima Kasih atas Dukungan Semua Pihak

Dalam acara penutupan RUA, Ketua Panitia, Hermanto Jehaman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pelaksanaan RUA.

Menurutnya, penyelesaian seluruh agenda RUA tidak terlepas dari kerja sama anggota, pengurus, senior, alumni, serta berbagai pihak yang terus memberikan dukungan hingga forum dapat berjalan sampai selesai.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu seluruh proses RUA sampai pada tahap akhir,” demikian inti pesan yang disampaikan Hermanto dalam sambutannya.

Ia berharap seluruh dinamika yang terjadi selama proses persidangan dapat menjadi bagian dari pembelajaran organisasi dan semakin memperkuat kebersamaan anggota IMAPELMA Ende.

Ketua IMAPELMA Ende Periode 2025/2026, Wihelmus Mario, juga menyampaikan pesan pada penghujung masa kepengurusannya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota dan pihak yang selama satu tahun telah membantu, mendukung, serta berjuang bersama dalam menjalankan roda organisasi.

Bagi Wihelmus, berakhirnya satu periode kepengurusan bukan berarti berakhirnya perjuangan untuk IMAPELMA.

Ia kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada Ignasius Parlo Ngatut atas kepercayaan yang diberikan forum untuk memimpin IMAPELMA Ende Periode 2026/2027.

Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan berbagai hal positif yang telah dibangun sekaligus menghadirkan energi baru bagi organisasi.

Senior Alumni: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Kebanggaan

Pesan yang cukup kuat disampaikan Vinsensius Jeradu, Ketua IMAPELMA Ende Periode 2021/2022, yang hadir mewakili Badan Pembina dan para senior alumni IMAPELMA Ende.

Dalam sambutannya, Vinsensius terlebih dahulu memberikan apresiasi kepada pengurus Periode 2025/2026 atas seluruh waktu, tenaga, pikiran, dan perjuangan yang telah diberikan selama satu tahun masa pengabdian.

Ia kemudian menyampaikan proficiat kepada Ketua dan Wakil Ketua terpilih.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan anggota harus dipandang sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Jabatan bukanlah kebanggaan, tetapi amanah. Memimpin bukan tentang siapa yang paling tinggi, tetapi tentang siapa yang mampu membawa orang lain bertumbuh bersama.”

Ia menekankan pentingnya menghadirkan kepemimpinan yang mampu memanusiakan manusia.

Pemimpin, kata dia, harus mampu mendengarkan anggota, menghargai perbedaan, merangkul mereka yang membutuhkan dukungan, serta tidak menjadikan kekuasaan sebagai sarana untuk menunjukkan siapa yang paling hebat.

Pesan tersebut juga dikaitkan dengan nilai kepemimpinan yang diwariskan para tokoh bangsa, termasuk Ki Hajar Dewantara, bahwa seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan, membangun semangat, sekaligus memberikan dorongan kepada orang-orang yang dipimpinnya.

Vinsensius juga mengingatkan seluruh anggota bahwa dinamika dalam RUA merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi.

Perbedaan pandangan, menurutnya, merupakan sesuatu yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan yang menjadi dasar kehidupan IMAPELMA Ende.

“Boleh berbeda pendapat, tetapi jangan berbeda dalam persaudaraan. Karena setelah RUA ini selesai, tidak ada lagi kelompok yang menang atau kalah. Yang ada adalah IMAPELMA sebagai rumah kita Bersama,”katanya. (rom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan