Hadir Saat HUT Kuasi Paroki Hangalande, Bupati Ende: “Saya Sudah Tahu Kondisi Hangalande”

Oleh: Fr. Alf Epa

ENDE,GlobalFlores.com – Puncak perayaan HUT Kuasi Paroki Santo Matius Hangalande, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende, Minggu (20/9/2026) menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi.
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda hadir dalam perayaan tersebut bersama sejumlah pejabat dan rombongan. Turut hadir PLH Sekda Ende, Gabriel Dala, serta sejumlah pejabat dan mantan pejabat daerah, serta unsur protokoler.

Kehadiran Bupati memang diharapkan dapat membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Panitia ingin pemerintah daerah melihat secara langsung kondisi desa-desa di wilayah Kuasi Paroki Santo Matius Hangalande.
Sebelum Bupati memberikan sambutan, sejumlah aspirasi disampaikan. Perwakilan kepala desa, ketua panitia, dan pastor Kuasi Paroki Hangalande turut menyampaikan kondisi yang masih menjadi persoalan salah satunya adalah infrastruktur jalan.
Sejumlah ruas jalan masih mengalami kerusakan parah. Kondisi ini menyulitkan mobilitas masyarakat. Aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat juga ikut terdampak.
Persoalan jaringan komunikasi turut disampaikan. Akses internet di sejumlah wilayah masih lambat. Kondisi tersebut menjadi kendala, terutama bagi pendidikan dan pelayanan pemerintahan.
Masih ada tenaga pendidik yang dinilai belum menjalankan tugas secara optimal. Kehadiran dan keseriusan dalam proses belajar mengajar menjadi salah satu persoalan yang disampaikan.
Dampaknya dirasakan oleh anak-anak di wilayah tersebut. Mereka membutuhkan proses pendidikan yang lebih baik dan konsisten.
Persoalan tata kelola pemerintahan desa juga menjadi perhatian. Pemerintahan desa memang berjalan. Namun, masih terdapat sejumlah catatan dalam administrasi dan pengelolaan anggaran.
Setelah mendengar berbagai keluhan tersebut, Bupati Ende memberikan tanggapan.
“Sebenarnya saya sudah tahu, daerah Hangalande ini seperti apa,” kata Bupati Yosef dalam sambutannya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat bukan hal yang sama sekali baru bagi pemerintah daerah.
Bupati kemudian menyampaikan sejumlah rencana untuk wilayah Hangalande.
Salah satunya adalah pembangunan dan perbaikan akses jalan. Menurutnya, jalan yang baik akan membuka akses masyarakat ke berbagai bidang.
Bupati juga menyampaikan rencana penambahan perangkat Starlink di beberapa titik. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan jaringan internet.
Tidak hanya soal jalan dan jaringan. Bupati juga melihat potensi wisata yang bisa dikembangkan di wilayah tersebut salah satunya adalah Danau Tiwusora.
Menurut Bupati, akses yang semakin baik akan membuka peluang bagi pengembangan wisata lokal. Danau Tiwusora diharapkan dapat lebih dikenal dan dikunjungi masyarakat dari luar wilayah.
Pengembangan wisata juga diharapkan berdampak pada ekonomi masyarakat. Warga dapat mengambil bagian melalui berbagai usaha dan potensi lokal yang mereka miliki.
Bupati menegaskan bahwa wilayah Kuasi Paroki Santo Matius Hangalande akan mendapat perhatian pemerintah daerah.
Ia menyampaikan bahwa cepat atau lambat, wilayah tersebut akan dibantu. (*)



