Dekatkan Pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ende Hadirkan Sistem Digital EliA
ENDE,GlobalFlores.com-Guna memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat, Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Ende menghadirkan sistem digital berbasis online yang disebut EliA.
Kepala Dinas (Kadis) Perpusatakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Ende, Lambertus Sigasare, mengatakan hal itu kepada GlobalFlores.com di ruang kerjanya, Kamis (1/10/2026).
Lambertus mengatakan platform digital ELiA (Ende Library Arsip) hadir untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan perpustakaan dan kearsipan secara cepat, mudah, dan terintegrasi.
“Peluncuran inovasi tersebut menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan publik yang terus dikembangkan Pemerintah Kabupaten Ende,”katanya.
Lambertus Siga Sare, mengatakan ELiA lahir dari kebutuhan menghadirkan layanan yang mampu menjawab perkembangan teknologi sekaligus memenuhi harapan masyarakat terhadap pelayanan publik yang lebih efektif. Menurutnya, sistem konvensional tidak lagi cukup untuk menjangkau kebutuhan masyarakat di era digital.
ELiA merupakan platform digital yang mengintegrasikan layanan perpustakaan dan kearsipan dalam satu aplikasi sehingga masyarakat dapat mengakses koleksi dan informasi secara lebih mudah,”kata Lambertus.
Lambertus mengatakan saat diluncurkan, ELiA telah memuat lebih dari 15 ribu koleksi yang terdiri atas buku cetak, buku digital, multimedia pembelajaran, serta arsip daerah yang dapat diakses sesuai ketentuan.
Kehadiran platform tersebut memungkinkan masyarakat mengetahui koleksi perpustakaan sebelum datang langsung ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Ende,ujar Lambertus.
Lambertus mengatakan layanan ELiA juga menyediakan pendaftaran anggota secara daring dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan setelah terdaftar, masyarakat dapat meminjam buku secara gratis dan memanfaatkan berbagai layanan digital yang tersedia melalui satu platform.
Selain menghadirkan kemudahan akses, ELiA diharapkan mampu meningkatkan budaya membaca masyarakat Kabupaten Ende. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga terus melakukan sosialisasi ke sekolah, pemerintah desa, dan berbagai pemangku kepentingan agar pemanfaatan platform digital tersebut semakin luas,jelas Lambertus.
Lambertus berharap masyarakat memanfaatkan ELiA sebagai ruang belajar digital yang terbuka bagi semua kalangan.
“Mari kita tingkatkan budaya membaca, memperkuat literasi, dan bersama-sama menjaga arsip sebagai memori kolektif daerah,” katanya. (rom)



