PWI NTT Salurkan Bantuan Bagi 13 Wartawan Korban Gempa Flores di Ende

ENDE.GlobalFlores – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada 13 wartawan yang terdampak gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026 lalu.
Bantuan tersebut diberikan kepada wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Ende (PAWE).
Penyerahan bantuan berlangsung di rumah Ketua PAWE, Jalan Udayana, Kota Ende, Rabu (14/10/2026).
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, yakni beras, mi instan, gula, telur ayam, dan minyak goreng. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para wartawan yang terdampak bencana alam tersebut.
Mewakili Ketua PWI Provinsi NTT, Pius Romualdus yang juga Pemimpin Redaksi Media Global Flores, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dari sesama insan pers, yang bersumber dari kontribusi anggota PWI, termasuk PWI Jaya, PWI Jawa Timur, serta sejumlah donatur lainnya.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut secara khusus ditujukan kepada wartawan yang menjadi korban gempa bumi Flores, tanpa membedakan latar belakang organisasi kewartawanan yang menaungi mereka.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama wartawan tidak seharusnya dibatasi oleh keanggotaan organisasi. Karena itu, PWI NTT berupaya memastikan bantuan kemanusiaan tersebut dapat menjangkau wartawan yang membutuhkan.
“Semoga bantuan ini sedikit membantu meringankan beban teman-teman wartawan yang terdampak gempa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan PWI turut prihatin atas bencana gempa bumi yang melanda Flores.
“Di tengah situasi tersebut, wartawan diharapkan tetap menjalankan tugas jurnalistik dengan memberitakan perkembangan penanganan bencana, termasuk proses penyaluran bantuan kepada masyarakat di wilayah terdampak,” pungkasnya.
PWI juga berharap agar penanganan bencana dan penyaluran bantuan pemerintah dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, serta sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurut PWI, kondisi masyarakat yang telah terdampak bencana jangan sampai semakin terbebani akibat persoalan dalam distribusi bantuan.
“Pengawasan publik melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan penanganan bencana berlangsung secara transparan dan bertanggung jawab,” tegasnya..
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Ende (PAWE), Dedy Wolo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PWI Provinsi NTT beserta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap wartawan korban gempa Flores.
Ia mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada 13 wartawan penerima bantuan.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya bernilai secara material, tetapi juga menjadi wujud solidaritas dan kebersamaan di antara sesama insan pers dalam menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
Penyaluran bantuan ini menjadi pengingat bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas organisasi.
“Di tengah upaya pemulihan pascagempa Flores, kepedulian antarsesama diharapkan terus tumbuh untuk membantu masyarakat dan para wartawan yang masih menghadapi dampak bencana,” pintanya. (rom)



