Kesehatan

MOU BPJS Kesehatan Dengan Yayasan Doctor Share  Akan Terwujud Bila Didukung  Pemerintah

MAUMERE, GlobalFlores.com  – Direktur Jaminan  Pelayanan BPJS  Kesehatan dr Lily Kresno Wati  M.Kes, mengaku, kerja sama (MOU) BPJS dengan Yayasan  Doctor Share  tidak akan terwujud  tanpa adanya dukungan dari pemerintah daerah.

Hal ini disampaikan  Lily,  Kamis (20/7/2023) di Pemana, Kecamatan Alok,Kabupaten Sikka.

“Kerja sama BPJS Kesehatan  dengan Yayasan Doctor Share  tidak akan terwujud jika  tanpa adanya dukungan dari pemerintah daerah. Oleh karena itu saya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan semua pihak  yang telah mendukung kerja sama  ini,”kata  Lily.

Dalam proses kerja sama lanjut Lily,  BPJS Kesehatan berupaya  menghadirkan terobosan dengan penyesuaian  persyaratan  kerja sama, proses  penilaian dan penyusunan kompensasi  tarif, dengan harapan memberikan  kemudahan dalam kolaborasi  antara BPJS Kesehatan  dengan pihak lain  penyedia fasilitas Kesehatan  pada daerah belum  tersedia  fasilitas Kesehatan  yang memenuhi syarat.

Kerja sama itu kata Lily,  dapat dilakukan  dengan pihak fasilitas Kesehatan, organisasi masyarakat,  organisasi kemanusiaan,  organisasi pelayanan Kesehatan,  universitas atau pihak lain yang menyelenggarakan fasilitas Kesehatan.

Lily berharap, kerja sama  yang dilakukan itu dapat  membuka akses layanan  Kesehatan  di daerah terpencil  yang belum tersedia fasilitas Kesehatan  sehingga dapat meningkatkan pemerataan derajat Kesehatan masyarakat.

Lily juga mengaku  BPJS  Kesehatan lebih  mengedepankan  transformasi mutu layanan  diseluruh tingkat layanan  baik pelayanan di kantor cabang maupun pelayanan difasilitas   yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Hal itu dilakukan untuk memenuhi  harapan peserta  akan mutu layanan  yang berkualitas, juga mutu cepat dan setara.

Sementara itu pada saat yang sama Bupati Sikka melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sikka  Rudolfus Ali, menjelaskan bahwa telah terjadi satu kegiatan kemanusiaan  yang dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya  masalah kesehatan.

Ali juga menyampaikan bahwa  Bupati Sikka tidak dapat hadir lantaran  agendanya sangat padat,   demikian halnya dengan Sekda Sikka yang  tidak hadir karena ada evaluasi  PAD Kabupaten Sikka  semester I sehingga  meminta Kadis Sosial untuk mewakili bupati.

Dihadapan direktur pelayanan BPJS Kesehatan,  Ali  membeberkan sejarah secara Kabupaten Sikka. Menurutnya, secara hukum kabupaten Sikka  berdirin pada tahun  1958  bersamaan dengan berdirinya  propinsi Nusa Tenggara Timur  yang merupakan pecahan dari propinsi Nusa Tenggara, yang kemudian di bagi tiga,  diantara Nusa tenggara Bali, Nusa Tenggara  Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Bahkan dalam dalam lembaran negara  kata Ali, kabupaten Sikka  disahkan pada tanggal 18 Agustus 1958 dengan ibu kotanya  Maumere, bersama 6 kabupaten lainnya di Flores.

6 kabupaten itu diantaranya, kabupaten Flotim, Kabupaten Sikka, kabupaten Ende,  kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai.  Saat ini Flores sudah memiliki 9 kabupaten.

Berdasarkan sesnsus penduduk tahun 1921  jumlah penduduk kabupaten Sikka  mencapai 321  000 lebih yang tersebar di  21 kecamatan  dan 13 kelurahan.  Sementara jumlah penduduk terbesar berada pada tiga kecamatan  yakni kecamatan Alok termasuk pulau Pemana,  Kecamatan Talibura dan  Kecamatan Paga.

Ali menyebutkan bahwa kabupaten Sikka saat ini sudah terkafer sebesar 98 persen  di BPJS Kesehatan  yang terbagi  dalam 171.000 PBI APBN,  3000 lebih PBI APBD  I  dan  52 000 lebih ada pada APBD II,  sementara sisanya  kurang lebih 22  persen   ditanggulangi oleh pemerintah daerah melalui kartu Sikka Sehat. 

“Kartu Sikka Sehat arealnya hanya pada level Kabupaten Sikka, dan tidak dapat dirujuk keluar dari Kabupaten Sikka.   Inilah kabupaten Sikka dalam kaitan dengan penanganan Kesehatan.  Beberapa bulan yang lalu Bupati menerima piagam penghargaan lantaran Sikka menjadi salah satu kabupaten yang  berhasil dalam penanganan masalah kesehatan, ”kata Ali. (rel )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan