Lagu Lio, Potowolo Awali Misa Malam Natal di Gereja Santo Yosef Freidametz Mautapaga,Ende

ENDE,GlobalFlores.com-Lagu Lio,Potowolo yang dinyanyikan oleh Anggota koor dari Lingkungan 8 mengawali misa malam Natal di Gereja Paroki Santo Yosef Freidametz Mautapaga,Kevikepan Ende,Keuskupan Agung Ende, Rabu malam (24/12/2025).
Lagu dalam Bahasa Lio Gubahan, Yakobus Ari tersebut dibuat dalam lirik yang baru disesuaikan dengan masa Natal 2025, dinyanyikan sebagai lagu pembukaan terasa menyejukan hati.
Sebagaimana disaksikan sesaat sebelum lagu dinyanyikan salah seorang tokoh umat, Yakobus Peu, terlebih dahulu membawakan syair dalam Bahasa Lio yang secara umum diartikan dalam Bahasa Indonesia yang berarti, Mari kita puji dan sembah bayi Yesus yang mungil. Dia adalah Putra Allah yang diutus untuk menebus dosa manusia.
Pelaksanaan Misa Malam Natal di Gereja Mautapaga juga terasa kental dengan nuansa budaya karena selain mengawali misa dengan lagu daerah, Potowolo juga diiringi dengan para penari remaja dari gereja tersebut yang juga membawakan tarian daerah dan merekapun berbusana daerah.
Sebagaimana disaksikan juga pelaksanaan misa di Gereja Mautapaga diwarnai dengan konsidi cuaca yang kurang bersahabat yakni hujan yang terus turun di sepanjang pelaksanaan misa namun demikian kondisi itu sudah diantisipasi oleh pihak panitia dengan menyiapkan tiga tenda didepan gereja.
Hujan yang terus turun sepanjang pelaksanaan misa tidak menyurutkan niat umat untuk mengikuti misa hingga selesai.
RD Egy Parera yang memimpin misa dalam kotbahnya mengajak umat untuk menghiomati dan menghargai hak-hak anak sebagai insan Ciptaan Tuhan.
Namun demikian hendaknya demikian dalam mendidik dan membesarkan anak berikanlah mereka apa yang sepatutnya mereka terima dan jangan berlebihan karena hal itu justru akan merusak mental anak dikemudian hari.
“Kalau anak minta HP bisa saja diberikan namun demikian bukan berarti membiarkan anak terus bermain hp sepanjang hari karena hal itu justru akan merusak mental mereka,”kata RD Egy. (rom)


