Kasihan Pria di Kabupaten Sikka Ini Putar Musik dan Berjoget Sebelum Gantung Diri
MAUMERE,GlobalFlores.com- ADB, (19) seorang pria di Kabupaten Sikka,Minggu (4/2/2024) ditemukan tewas gantung diri di Mes Gudang Milik Koko David,Jalan Nairoa, Dusun Waipare A, RT. 005, RW. 003, Desa Watumilok, Kecamatan Kangae,Kabupaten Sikka.
Demikian informasi yang diterima dari Kasi Humas Polres Sikka,AKP Susanto dalam rilisnya yang dikirim ke media GlobalFlores.com,Senin (5/2/2024).
Dalam rilis itu menyebutkan berdasarkan keterangan para saksi menyatakan bahwa korban selama ini sehat dan baik-baik saja dan tidak pernah bermusuhan dengan orang lain.
Bahkan sebelum kejadian korban memutar music kemudian berjoget dan merasa bahagia dan ditanya oleh saksi namun korban menjawab bahwa tidak ada apa-apa saya hanya mau senang-senang saja.
Terhadap jazad korban telah dilaksanakan pemeriksaan luar di rumah Sakit St. Gabriel Kewapante oleh dokter atas nama dr. Yosefania Markus dan didampingi oleh Kaur identifikasi Sat Reskrim Polres Sikka Bripka Kristoforus Suri dan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan murni gantung diri.
Keluarga korban membuat pernyataan tertulis, yang menyatakan menerima peristiwa ini merupakan musibah dan menolak untuk dilakukan outopsi.
Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan TKP, Olah TKP dilaksanakan oleh Piket SPKT Polsek kewapante, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Sikka, Kanit Intelkam Polsek Kewapante dan Kanit Reskrim Polsek Kewapante
Korban disemayamkan di Nitung Kangae, RT/RW. 005/003, Desa Mekendetung, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka dan rencana akan dimakamkan masih menunggu keputusan keluarga.
Dalam rilisnya itu Kasi Humas Polres Sikka,AKP Susanto menyatakan uraian kejadian bahwa pada Minggu, 4/2/2024, sekitar pukul 06.00 wita, saksi atas. VD alias R, datang ke kamar korban, pada saat saksi membuka pintu kamar korban yang tidak terkunci, saksi melihat korban sudah dalam posisi tergantung pada seutas tali.
Melihat hal tersebut, saksi an. VD alias R memanggil temanya atas nama. ANY untuk melihat korban. Kemudian kedua saksi menyampaikan kepada DY bahwa korban gantung diri. Atas kejadian tersebut DY melaporkan ke Polsek Kewapante.
Sedangkan saksi atas nama, VD alais R, menerangkan bahwa pada hari Sabtu, 03-2-2024 sekitar Pukul 23.00 Wita, korban menelepon saksi VD alias R untuk pulang ke Gudang Koko David (TKP) Tempat Korban tinggal di Mes Gudang Koko David.
Pukul 23.30 Wita, Saksi VD alias R datang ke gudang dibonceng oleh P (teman Saksi) dan bertemu dengan korban yang mana saat itu Korban berdiri menunggu saksi didepan gerbang pintu masuk gudang. Setelah saksi turun dari sepeda motor kemudian korban langsung memukul saksi berulang kali dan mengatakan bahwa saksi jangan keluar malam, selanjutnya saksi dan teman-teman duduk di dalam gudang menyaksikan orang membersihkan kemiri.
Pada hari Minggu, 04-2-2024 sekitar Pukul 00.15 Wita, Korban kembali memukul saksi sebanyak 1 kali kemudian korban berjalan ke arah mes tepatnya di belakang Gudang koko David dan mengatakan kepada P (teman saksi) bahwa saksi jangan ikut ke mes (Kamar Korban).
Pada pukul 00.30 Wita, saksi pergi ke pondok Gudang Koko David untuk tidur.
Pada pukul 06.00 Wita, setelah bangun pagi, saksi ke Mes (Kamar Korban) untuk cas HP dan setelah membuka kamar, saksi mendapati Korban sementara tergantung dengan seutas tali dalam keadaan meninggal dunia.
Dan pada pada pukul 07.00 Wita, saksi menghubungi ANY (karyawan toko) lewat messenger bahwa korban meninggal dalam keadaan gantung diri. (rom)



