Religi

Judul Renungan Hari Ini,Minggu (8/1/2022) Mereka Pun Pulang ke Negerinya Melalui Jalan Lain

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende.

SEMANGAT PAGI, pada hari ini gereja katolik sejagat merayakan Hari Raya Penampakan Tuhan atau Epifani. Pada hari penampakan ini, juga ditandai dengan kunjungan tiga raja dari Timur yang mempersembahkan: _pertama_ *Emas, yang melambangkan bayi Yesus yang akan menjadi Raja Agung*. _kedua_ *Kemenyan, yang melambangkan bayi Yesus akan menjadi Imam Agung*. _ketiga_ *Mur, yang melambangkan bayi Yesus yang kelak akan mati untuk menebus dosa kita manusia*. Yang menarik adalah tiga raja yang datang dari Timur itu, dituntun oleh Tuhan melalui bintang Timur menuju Betlehem tempat Yesus Sang Mesias, Anak Allah itu dilahirkan. Namun, sikap tiga raja dari Timur itu, sangat berbeda dengan sikap raja Herodes yang justeru mencari Yesus bukan untuk disembah, melainkan untuk dibunuh nya. Mengapa demikian? Karena raja Herodes gagal paham tentang siapa Yesus Sang Mesias, Anak Allah itu. Bahwa Yesus memang Raja Agung, namun bukan untuk raja duniawi, melainkan Raja Agung untuk Surgawi. Oleh karena itu, raja Herodes sesungguhnya tidak perlu merasa takut, cemas atau kuatir dengan lahirnya Yesus Sang Mesias, Anak Allah itu, sebab kerajaan Nya adalah kerajaan Surgawi dan bukan untuk kerajaan duniawi. Untuk itu, Allah sendiri turut bekerja di dalam diri tiga raja dari Timur itu, yang diperingatkan dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes yang jahat itu. Maka, mereka pun pulang ke negerinya melalui jalan lain. Jalan lain, dimaknai secara rohani berarti setelah berjumpa dengan Yesus, maka kita harus menjadi manusia yang baru (jalan lain = jalan baru = manusia baru) yang memiliki hati dan budi yang baru. Dan sebaliknya, jika kita berjumpa dengan Yesus dalam doa, namun hidup kita tidak berubah, alias tetap menjadi manusia yang lama, berarti kita tidak sungguh-sungguh berjumpa dengan Yesus atau kita tidak sungguh-sungguh berdoa kepada Yesus. Siapa pun yang tidak mau berubah setelah berjumpa dengan Yesus, berarti dia seperti raja Herodes yang memiliki hati yang degil, tumpul, keras yang bukannya mencari Yesus untuk disembah (homo homini socius),  melainkan mencari Yesus untuk dibunuh (homo homini lupus). Maka, mari kita belajar dari sikap bijak dari tiga raja dari Timur, dan jangan meniru sikap raja Herodes yang bengis, dan jahat. Akhirnya mencari jalan lain, dalam konteks kita di zaman now adalah bahwa dalam menghadapi atau mengalami berbagai tantangan dalam hidup, melalui perjumpaan dengan Tuhan, pasti selalu ada cara atau jalan lain, jalan baru, berupa: cara, solusi, ide, mindset, kreasi baru. Semoga demikian . Selamat Berhari MingguūüôŹūüôŹ

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan