Kecamatan Detukeli di Kabupaten Ende Memiliki 13 Desa Dikawal 2 Polisi, Sekcam Minta Tambahan Personil

ENDE,GlobalFlores.com – Sekcam Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende, Bonaventura Reku, S.H, meminta tambahan personal polisi di Kecamatan Detukeli pasalnya saat ini personil polisi di daerah itu hanya dua orang sedangkan cakupan desa cukup banyak yakni 13 desa yang juga memiliki tingkat kerawanan konflik sosial dan budaya.

Hal ini dikatakan Sekcam Detukeli, Kabupaten Ende, Bonaventura Reku, S.H, saat berdialog dengan Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, ketika melaksanakan kunjungan kerja, Jumat (22/5/2026) di Polsek Maurole.
Kunjungan kerja Kapolres Ende dihadiri oleh jajaran Forkopimcam dari tiga kecamatan (Maurole, Kotabaru, Detukeli), TNI, jajaran kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, hingga manajemen PLTU Ropa.
Sekcam Detukeli mengadukan minimnya personel Bhabinkamtibmas dengan cakupan 13 desa yang rawan konflik sosial budaya, wilayah Detukeli saat ini baru dikawal oleh dua personel Bhabinkamtibmas,ujar Kasubsi Penmas Polres Ende, Aipda Supardin melalui rilisnya yang diterima media ini.
Dalam kesempatan itu juga Camat Kotabaru, Agustinus Sanggu,S.H, menyampaikan harapan besar masyarakat agar pembangunan Polsek Kotabaru dapat segera dipercepat dan didefinitifkan.
Kehadiran Polsek dinilai krusial untuk menekan angka kriminalitas seperti perkelahian antarkelompok dan penganiayaan di wilayah tersebut,ujar Camat Agustinus.
Sementara itu Camat Maurole, Petrus Redo menyampaikan apresiasi atas sinergitas antara Polsek Maurole dan pemerintah kecamatan dalam menjaga kondusifitas wilayah.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Kapolres Ende, Kapolres AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla menyambut baik dan berkomitmen untuk menjadikannya sebagai bahan evaluasi prioritas, terutama terkait penguatan personel di tingkat desa dan koordinasi ke tingkat atas terkait infrastruktur polsek baru.



