Religi

Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende,Minggu (25/12/2022).

Judul Renungan hari ini: Maria Menyimpan Segala perkataan Itu Didalam Hati Dan Merenungkannya.

SEMANGAT PAGI, pada hari ini kita merayakan Hari Raya Natal. Dan bacaan Injil hari ini dikisahkan tentang Kelahiran Yesus. Warta kelahiran Yesus pertama kali disampaikan oleh para malaikat Tuhan, kepada para gembala. Mereka adalah orang orang yang sederhana, orang orang biasa yang menjadi luar biasa. Mengapa? Sebab, setelah mereka mendengar warta malaikat tentang kelahiran Yesus, mereka langsung bergegas ke Betlehem ke tempat dimana Yesus dilahirkan. Mereka tidak mengulur ulur waktu, melainkan cepat cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf serta bayi Yesus yang sedang berbaring di dalam palungan. Dan para gembala itu, telah menjadi pewarta pertama, yang memberikan kesaksian tentang jati diri Yesus yang baru dilahirkan itu. Mereka adalah penyambungan lidah para malaikat. Yang luar biasa adalah semua orang yang mendengar nya heran tentang apa yang dikatakan para gembala itu. Namun, Maria menyimpan segala perkataan itu di dalam hatinya dan merenungkannya. Bagaimana dengan kita? Kita pun seperti para gembala, pada malam atau hari natal pergi mengunjungi bayi Yesus dengan menghadiri misa perayaan Natal. Dan semoga setelah mengikuti misa perayaan Natal, kita memberikan kesaksian tentang Yesus, Sang Putera NATAL yang menjelma menjadi Manusia. Namun, kesaksian kita hendaknya kita tunjukkan lewat cara hidup, cara bersikap, cara berperilaku, cara bertutur kata dan cara bertindak yang berbeda dari sebelumnya, sebagai manusia baru berkat Natal Yesus. Dengan demikian, Natal Yesus menjadi Natal kita. Maka, mari kita belajar dari para gembala yang rendah hati dan bersahaja, yang memiliki jiwa, kepekaan sosial, yang berempati, dengan Yesus yang lahir di kandang hewan. Disekitar kita, banyak orang yang membutuhkan uluran tangan kita. Jadilah, seperti para gembala, yang cepat cepat berangkat, tidak menunda-nunda. Dan juga belajar dari Maria yang menyimpan segala perkataan, peristiwa hidup di dalam hati dan merenungkannya. Banyak kali dalam hidup ini, ada hal yang tidak kita pahami dan mengerti, tetapi seperti Maria kita menyimpan dalam hati dan merenungkannya, yang berarti kita bawa dalam doa. Akhirnya bersama para gembala, mari kita pergi ke Betlehem hati kita masing-masing untuk melihat dan menjumpai Yesus, Maria dan Yusuf. Semoga demikian. Selamat pesta Natal, semoga Natal Yesus menjadi Natal kita ūüôŹūüôŹ

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan