Saat Sosialisasi Magister Pedagogi di Uniflor, Bupati Ende Dorong Para Guru Ikut Program Magister
ENDE,GlobalFlores.com-Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda,SH,MH mendorong para guru di daerah tersebut untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas diri.
Hal tersebut dikatakan Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda,SH,MH, dalam sambutannya pada kegiatan kegiatan Sosialisasi Program Magister Program Studi Pedagogi bagi Guru Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama seluruh Kabupaten Ende, Selasa (30/6/2026) di Auditorium H.J Gadi Djou, Kampus Universitas Flores.
Bupati Yosef mengatakan bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Ende, dirinya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak Universitas Flores yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi.
“Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen Pihak Universitas Flores mendukung pemerintah kabupaten Ende di sektor pendidikan terutama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik sebagai garda terdepan pembangunan pendidikan di Kabupaten Ende,”katanya.
Dikatakanya pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa.
Kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya, sedangkan kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kompetensi, integritas, profesionalisme, dan dedikasi para guru.
“Guru bukan hanya bertanggung jawab mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menumbuhkan nilai-nilai moral, memperkuat budaya belajar, serta membimbing peserta didik agar mampu menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang,”ujarnya.
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru harus menjadi agenda strategis yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, digitalisasi pembelajaran, serta dinamika sosial menuntut setiap guru untuk senantiasa meningkatkan kompetensi akademik maupun profesional.
Bupati Yosef mengatakan pendidikan pada jenjang magister merupakan salah satu instrumen penting dalam memperkuat kapasitas tersebut sehingga guru memiliki kemampuan pedagogis yang lebih komprehensif, berpikir kritis, menghasilkan inovasi pembelajaran, serta mampu melakukan penelitian tindakan yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan.
Mengikuti pendidikan magister hendaknya dipandang sebagai investasi intelektual dan investasi pengabdian. Gelar akademik bukanlah tujuan akhir, melainkan konsekuensi dari proses pembelajaran yang akan memperkaya wawasan, mempertajam kemampuan analisis, serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada peserta didik.
Guru yang terus belajar akan melahirkan peserta didik yang memiliki semangat belajar. Guru yang akan mampu beradaptasi dengan perubahan mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi masa depan,ujar Bupati Yosef.
Dengan demikian, peningkatan kompetensi guru sesungguhnya merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan Kabupaten Ende.
“Untuk itu, saya mengajak seluruh guru di Kabupaten Ende agar memanfaatkan kesempatan ini secara optimal. Ikutilah sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh, pahami berbagai informasi yang disampaikan, dan apabila memiliki kesempatan, lanjutkan pendidikan ke jenjang magister sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pengabdian,”kata Bupati Yosef.
Sementara itu, Ketua Yayasan Yapertif, Laurensius Gadi Djou menyampaikan langkah yang diambil ini adalah komitmen pihaknya mendukung peningkatan kualitas tenaga Pendidik di Kabupaten Ende.
Dikatakan sebagai salah satu perguruan tinggi di Flores pihaknya selalu serius untuk membuka prodi-prodi baru dan beberapa tahun terakhir ini sudah ada magister manajemen dan sekarang magister prodi pedagogi.
“Kami membuka prodi tentunya segala legalitas sudah kami ikuti sesuai aturan, keberadaan prodi pedagogi ini adalah salah satu komitmen kami untuk terus mendukung Pemerintah di bidang pendidikan,”kata pria yang akrab disapa Lori.
Disaksikan pelaksanaan sosialisasi Megister Pedagogi untuk para guru dihadiri Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Venan Minggu dan Rektor Universitas Flores, Willybrodus Lanamana serta Ketua Yayasan Universitas Flores, Dr Laurentius Gadi Djou, para Kepala sekolah, guru-guru dari tingkat Paud, SD dan SMP seluruh Kabupaten Ende. (rom)



