Profil

Mengenal Lebih Dekat Dengan Muzia Devia Sari, Peraih IPK 4.00 di Kampus Uniflor Ende

Raih Beasiswa Dari Belanda

Pada pelaksanaan wisuda Sarjana Semester Genap T.A 2023/2024 Periode Oktober Tahun 2024, Sabtu (7/12/2024) di Auditorium H.J Gadi Djou,Universitas Flores, Ende dari peserta wisuda sebanyak 540  orang tercatat ada 1 orang peserta wisuda yang menarik perhatian yakni,Muzia Devia Sari.

Ada alasan yang membuat Muzia menjadi menarik yakni dia satu-satunya wisudawan yang meraih IPK tertinggi dalam periode tersebut yakni 4.00.

Apa yang diraih oleh Muzia tentu bukanlah sebuah hadiah dari kampus atau dosen namun berkat kerja keras dan usaha yang dia lakukan selama menempuh proses perkuliahan.

Kepada GlobalFlores.com,putri dari pasangan Bapk Mohamad H.M. Kasim dan Ibu Saleha Mahmud menuturkan bahwa dia memiliki tips tertentu dalam pembelajaran yakni, dia memulai sesuatu pelajaran yakni denan belajar dari hal-hal yang disukai dan terus mencari tahu serta selalu mencicil materi dari jauh-jauh hari.

Muzia bersama orangtuanya.

“Jika tidak memahami materinya, cari tahu secara mandiri dahulu. Kalau masih belum paham tanya dosen atau guru. Aktif bertanya dan usahakan materi dari masa-masa sekolah (SD, SMP ataupun SMA) tidak dilupakan karena itu bisa jadi modal dasar saat kuliah,”katanya.

Selain itu, bacalah minimal 5 hingga 15 menit sehari. Jika bosan membaca, bisa dengarin audiobook di YouTube,ujarnya.

Seusai merampungkan kuliahnya di Strata 1 Muzia berencana melanjutkan  kuliah S2 atau PPG.

“Rencananya setelah wisuda masih mencari tahu informasi-informasi dan mencoba mendaftar beasiswa S2 dan PPG calon guru. Kalaupun belum diterima, saya coba ikut pelatihan-pelatihan dan kerja freelance,”katanya.

Sosok yang paling berpengaruh dalam perjalanan hidupnya ujar Muzia  adalah kedua orang tua dan keluarga. Selain itu, ada teman-teman dari SMP hingga sekarang juga para dosen dan teman-teman kelas selama kuliah.

Wanita kelahiran Ende, 29 September 2002 juga selama proses perkuliahan mendapatkan dukungan beasiswa dari Van Deventer – Maas Indonesia yang berasal dari Negara Belanda.

Beasiswa tersebut menurutnya sangatlah membantu di tengah keterbatasan ekonomi orangtuanya.

 “Iya setiap bulan selama proses kuliah saya mendaptkan biaya pendidikan sebesar Rp 800 ribu dari beasiswa. Itu sangatlah membantu sehingga bisa menyelesaikan proses perkuliahan saya,”katanya.

Muzia sendiri adalah jebolan Prodi Pendidikan dan Sastra Indonesia (PBSI) Uniflor Ende.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan