Mengangkat Tema Membangun Militansi Sebagai Mahasiswa Mediator Budaya Berdampak, 114 Mahasiswa Pasca Sarjana Uniflor Ende Ikut PKKMB
ENDE,GlobalFlores.com – Program Pascasarjana Universitas Flores menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 , Sabtu, 5 September 2026, bertempat di Aula FKIP Universitas Flores.
Direktur Fakultas Pasca sarjana Dr.Avianita Rachmawati,S.Sos., MM, mengatakan hal itu dalam keterangan persnya kepada wartawan sesaat sebelum pelaksanaan kegiatan PKKMB.
Dikatakanya kegiatan PKKMB ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik Universitas Flores sekaligus mempersiapkan diri memasuki proses pendidikan pada jenjang magister. Sebanyak 114 mahasiswa baru yang telah melakukan registrasi pada Tahun Akademik 2026/2027 menjadi sasaran kegiatan ini.
PKKMB Program Pascasarjana Universitas Flores mengangkat tema “Membangun Militansi Sebagai Mahasiswa Mediator Budaya, Berdampak” Tema tersebut menjadi landasan dalam membangun karakter mahasiswa pascasarjana yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan profesional, tetapi juga mampu berperan dalam kehidupan sosial, menjaga nilai budaya dan lingkungan, serta menjunjung tinggi kehidupan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan,ujar wanita yang disapa Avi.
Dikatakanya program Pascasarjana merupakan bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik, profesional, dan kepemimpinan. Memasuki jenjang magister membawa tuntutan akademik yang berbeda dibandingkan dengan pendidikan sarjana. Karena itu, mahasiswa baru membutuhkan pemahaman yang komprehensif mengenai sistem pendidikan, kurikulum, tata kelola, layanan akademik, budaya penelitian, etika akademik, hingga fasilitas yang tersedia di Universitas Flores.
Melalui PKKMB, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan kampus, tetapi juga diarahkan untuk memahami budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, kolaborasi, kreativitas, inovasi, dan tanggung jawab sosial.
Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran, penelitian, penyusunan tesis, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa tidak sekadar memahami prosedur akademik, tetapi juga mampu membangun sikap dan budaya akademik yang mendukung keberhasilan studi di Program Pascasarjana Universitas Flores,ujar Avi.
Berbagai materi telah dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan mahasiswa baru pada jenjang magister. Materi tersebut mencakup pengenalan Universitas Flores, pengenalan Program Pascasarjana dan program studi, sistem akademik, kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), etika akademik, pencegahan plagiarisme, penelitian dan tesis, publikasi ilmiah, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara etis, layanan mahasiswa, serta pengembangan karier dan jejaring alumni.
Khusus dalam bidang penelitian, mahasiswa akan mendapatkan pemahaman mengenai tahapan penyusunan proposal, pelaksanaan penelitian, seminar, hingga ujian tesis. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan pentingnya publikasi ilmiah sebagai bagian dari pengembangan kompetensi akademik,ujar Avi .
Pemanfaatan teknologi digital dan AI juga menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan. Mahasiswa diarahkan agar mampu memanfaatkan teknologi secara etis dan bertanggung jawab dalam mendukung proses pembelajaran maupun penelitian.
Dikatanya pelaksanaan kegiatan menghadirkan unsur pimpinan dan pengelola Program Pascasarjana sebagai narasumber, yaitu Direktur Program Pascasarjana, Ketua Program Studi, serta operator program studi. Dalam sesi inti, mahasiswa baru akan memperoleh informasi langsung mengenai program studi, dosen, sistem pendidikan, kurikulum, pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, etika akademik, strategi sukses studi, hingga informasi mengenai perkuliahan perdana.
Program Studi Magister Manajemen dan Magister Pedagogi juga akan memberikan informasi mengenai sistem perkuliahan, termasuk penerapan sistem pembelajaran hybrid 60 persen dan 40 persen , sebagaimana tercantum dalam rangkaian kegiatan PKKMB.
Selain itu, mahasiswa akan mendapatkan penjelasan mengenai sistem akademik, KRS, SIAKAD, administrasi mahasiswa, perpustakaan, e-learning, serta berbagai sumber belajar digital. Sesi tersebut diharapkan membantu mahasiswa memahami mekanisme layanan akademik sehingga proses studi dapat berjalan lebih efektif sejak awal.
Rangkaian PKKMB diawali dengan registrasi dan presensi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, laporan ketua panitia, serta sambutan Direktur/Ketua Program Pascasarjana.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Rektor sekaligus pembukaan PKKMB secara resmi. Salah satu momen penting dalam kegiatan adalah pengukuhan mahasiswa secara simbolis melalui penyematan jas almamater, yang menjadi bagian dari rangkaian penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana Universitas Flores. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan pemaparan materi.
Setelah sesi materi, mahasiswa baru akan mengikuti diskusi, tanya jawab, serta refleksi. Kegiatan ini dirancang menggunakan berbagai metode, mulai dari ceramah atau paparan, orientasi akademik, diskusi, tanya jawab, simulasi, sharing pengalaman, hingga refleksi mahasiswa.
Melalui PKKMB, Program Pascasarjana Universitas Flores menargetkan terbentuknya mahasiswa baru yang memahami lingkungan Universitas Flores, sistem akademik Pascasarjana, kurikulum program studi, hak dan kewajiban mahasiswa, serta etika akademik.
Mahasiswa juga diharapkan memahami tahapan penelitian dan penyelesaian tesis, mengetahui layanan akademik dan kemahasiswaan, serta mulai membangun komunikasi dengan dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola Program Pascasarjana.
Lebih dari sekadar kegiatan orientasi, PKKMB diharapkan menjadi titik awal terbentuknya komunitas akademik Pascasarjana yang kritis, kreatif, inovatif, berintegritas, dan bertanggung jawab. Mahasiswa baru diharapkan mampu menjalani proses pendidikan dengan semangat belajar sekaligus memiliki kepedulian terhadap masyarakat, budaya, lingkungan, dan kehidupan akademik yang bebas dari kekerasan.
Program Pascasarjana Universitas Flores juga menetapkan sejumlah indikator keberhasilan kegiatan, antara lain minimal 90 persen mahasiswa baru mengikuti kegiatan, seluruh materi utama dapat disampaikan, mahasiswa memahami sistem akademik dan layanan Pascasarjana, memahami etika akademik dan pencegahan plagiarisme, serta mengetahui tahapan penyelesaian studi. Respons positif peserta dan kelengkapan administrasi serta dokumentasi juga menjadi bagian dari evaluasi kegiatan.
Dengan terselenggaranya PKKMB Tahun Akademik 2026/2027, Program Pascasarjana Universitas Flores berharap mahasiswa baru dapat memulai perjalanan akademiknya dengan pemahaman yang kuat mengenai kehidupan kampus dan tanggung jawab sebagai mahasiswa magister.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan mahasiswa dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan sesama mahasiswa sehingga terbentuk komunikasi serta jejaring sejak awal masa studi.
Sebagaimana tujuan penyelenggaraannya, kegiatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan mereka untuk menjalani pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat secara bertanggung jawab,ungkap Avi. (rom)



