Lima Hektar Tanaman Jambu Mente di Kabupaten Ende Gagal Panen Karena Gempa

ENDE,GlobalFlores.com-Lima hektar tanaman jambu mente milik para petani di Kabupaten Ende mengalami gagal panen dikarenakan Gempa Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Hal ini dikarenakan adanya guncangan yang cukup keras membuat bunga jambu mente gugur dan dipastikan tidak bisa menghasilkan buah yang berakibat gagal panen.
Demikian Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende, Gadir Dean SP kepada GlobalFlores.com, Kamis (3/9/2026) di Ende.
Gadir mengatakan berdasarkan laporan dari PPL di lapangan dan juga pengaduan para petani menyebutkan bahwa gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026 itu tidak saja merusak infrastruktur bangunan seperti jalan dan jembatan maupun rumah-rumah penduduk juga ikut merusak tanaman pertanian milik warga terutama jambu mente.
“Saat terjadi gempa tanaman jambu mente dalam kondisi sedang berbunga dan guncangan gempa baik pada saat awal maupun gempa susulan yang terjadi hingga beberapa saat kemudian membuat bunga jambu mente gugur dan itu sudah dipastikan tanaman jambu mente tidak bisa berbuah dan pada akhirnya gagal panen,”kata Gadir.
Terhadap kerusakan pada tanaman sebagai akibat gempa ujar Gadir pihaknya akan berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Kementrian Pertanian RI guna membantu para petani yang tanaman pertaniannya rusak akibat gempa.
“Kalau soal dampak dari gempa tidak saja dirasakan oleh mereka yang rumahnya rusak namun mereka yang tanaman pertanianya ikut rusak,”kata Gadir.
Gadir mengatakan pihaknya merasa sangat prihatin dengan kondisi tersebut karena ada warga yang tidak saja rumahnya rusak karena gempa namun tanaman pertaniannya juga ikut rusak terutama jambu mente. (rom)



