Mahasiswa KKN Uniflor Melaksanakan Program Pengolahan Industri Pangan Lokal di Desa Udiworowatu,Kabupaten Nagekeo

Oleh: Fransiska Renggi, Mahasiswa Fakultas Hukum dan Sosial Humaniora
Semangat pemberdayaan masyarakat dan pengolahan pangan lokal kembali digaungkan melalui program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Flores yang menggelar kegiatan pelatihan pembuatan stik pepaya di Desa Udiworowatu, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, Rabu (13/8/2025).
Kegiatan ini melibatkan Ibu-ibu PKK, kader posyandu, dan aparat desa setempat bertempat di Posyandu Desa Udiworowatu.
Suasana penuh antusiasme terlihat sejak pagi, ketika para peserta mulai mempersiapkan bahan-bahan utama, salah satunya pepaya yang merupakan hasil panen lokal warga.
Kordinator Program Pengolahan industri pangan lokal, (Prisilya Candra Trihandayani Bota) salah satu mahasiswa KKN universitas Flores menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah memanfaatkan potensi pangan lokal untuk diolah menjadi produk bernilai tambah dan memiliki peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Pepaya tidak hanya sehat, tetapi juga bisa diolah menjadi cemilan modern seperti stik pepaya gurih dan renyah.harapannya,ini bisa menjadi produk unggulan desa”, ungkapnya.
Proses pembuatan stik pepaya dimulai dari pengupasan dan pemotongan pepaya, kemudian melalui tahap perendaman, pengolahan adonan tepung, hingga proses penggorengan.
Seluruh peserta mendapatkan kesempatan langsung mempraktikkan setiap tahap pembuatan.
Salah satu perangkat Desa Udiworowatu, Yustinus Jawa memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut.
Menurutnya pembuatan stik pepaya merupakan langkah yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu,ia juga menilai seluruh mahasiswa KKN telah menunjukkan sikap aktif dan berperan besar dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ketua Tim PKK Desa Udiworowatu Ibu Maria Anjelina Tija mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus pembelajaran yang dapat dijadikan bekal untuk memulai usaha.
“Kegiatannya sangat bagus dan bermanfaat bagi kami. Bagi ibu rumah tangga, ini bisa menjadi sumber penghasilan dan ke depannya dapat menjadi contoh bagi usaha kecil yang membantu menambah pendapatan keluarga,” katanya.
Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Udiworowatu kini memiliki keterampilan baru dalam mengolah pepaya menjadi produk yang bernilai jual.
Diharapkan inovasi ini dapat berkembang menjadi usaha rumahan yang berkelanjutan, memberikan tambahan pendapatan, sekaligus memperkenalkan potensi pangan lokal desa ke pasar yang lebih luas.



