Lakalantas Beruntun Di Kabupaten Sikka, Satu Orang Tewas Ditempat
MAUMERE, GlobalFlores.com – Dua hari secara beruntun terjadi lakalantas di Kabupaten Sikka, satu orang tewas ditempat.
Peristiwa lakalantas pertama terjadi pada Jumat (12/7/2024) diruas jalan Maumere – Magepanda, tepatnya di Hewuli kecamatan Alok Barat, sekitar pukul .21.00 wita, antara sepeda motor Supra X warna merah tanpa TNKB dengan sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam tanpa TNKB, korban mengalami luka berat dan Luka ringan.
Hal ini disampaikan Kasi humas Polres Sikka AKP Susanto, Minggu (14/7/2024) di Maumere.
Peristiwa ini dilaporkan ke Polres Sikka, Jumat, (12/7/2024) pukul. 21.30 wita.
Lakalantas yang terjadi di Hewuli, Kecamatan Alok Barat ini, pihak kepolisianpun langsung membuatkan laporan polisi dengan nomor, LP / A / 42 / VII / 2024 / SPKT. SAT LANTAS / RES. SIKKA / POLDA NTT. Dalam kasus lakalantas ini menyebabkan 3 orang mengalami luka berat.
Susanto menjelaskan bahwa, korban yang mengalami luka berat berinisial SYT (17) seorang pelajar yang beralamat di Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat. Akibat lakalantas ini, SYT mengalami luka memar dan luka lecet pada kepala dan bengkak pada lengan kanan. Salah seorang saksi mata berinisial LM, (46 ) seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat, membenarkan peristiwa tersebut.
Sementara pengendara sepeda motor Supra X warna merah tanpa TNKB berinisial MSL, (20) asal Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat, juga mengalami luka robek pada lutut kanan, memar dan lebam pada mata kanan.
Hal yang sama juga dialami oleh pengendara sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam tanpa TNKB berinisial AD (29) asal Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, yang mengalami bengkak pada kedua mata, luka robek sepanjang kedua alis mata.
Sebelum terjajdi kecelakaan kata Susanto, sepeda motor supra x warna merah tanpa TNKB yang di kendarai oleh MSL, ternyata tidak mengenakan helem, juga tidak memiliki SIM C memboncengi SYT yang juga tidak mengenakan helem melaju dari arah Maumere menuju arah barat Nangahure.
Saat tiba di tempat kejadian, menabrak sepeda mootor Yamaha Vixion warna hitam tanpa TNKB yang di kendarai oleh AD, yang juga tidak menegenakan helem, dan tidak memiliki SIM C, melaju dari arah barat Nangahure menuju arah timur Kota Maumere. Akibat dari kecelakaan tersebut kedua pengendara dan yang dibonceng mengalami luka-luka, yang kemudian langsung dibawa ke RSUD Tc. Hillers Maumere, untuk mendapatkan perawatan medis.
Lakalantas serupa terjadi lagi pada Sabtu (13/7/2024) di ruas jalan Nita – Maumere, tepatnya di Nangalimang, Kecamatan Alok, antara sepeda motor Yamaha Mio J warna hitam tanpa TNKB yang dikendarai oleh YHJ asal Desa Habi, Kecamatan Kangae, dengan Mobil Pick Up Biru EB 8264 BJ, yang dikemudikan oleh AK (43) asal Desa Lisa Bheto, Kecamatan Paga.
Peristiwa laklantas di Nangalimang ini menyebabkan pengendara sepeda motor Yamaha Mio J berinisial YHJ meninggal ditempat. YHJ, mengalami luka robek di pipi sebelah kiri, luka robek di kaki bagian kanan. Atas kejadian ini pihak kepolisian kemudian membuat laporan polisi dengan nomor, LP / A / 43 / VII / 2024 / SPKT. SAT LANTAS / RES. SIKKA / POLDA NTT.
Adapun saksi yang mengetahui peristiwa lakalantas di Nangalimang ini yakni, FJ,(65 ) asal Koting A, Desa Koting A, Kecamatan Koting dan Yf, (51 )asal Koting, Desa Koting B, Kecamatan Koting. Susanto menjelaskan bahwa Sabtu, (13/7/2024) sekitar pukul. 15.00 wita, YHJ yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan Nita menuju Kota Maumere.
YHJ tanpaknya hilang kendali, hingga terjatuh dan menabrak Mobil Pick Up Biru EB 8264 BJ yang di kendarai oleh AK yang datang dari arah Utara kota Maumere menuju arah Selatan Nita. Akibatnya, YHJ meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Tc. Hillers Maumere. (rel)



