Bank NTT Cabang Maumere Beri Bantuan Untuk 250 Anak Stunting di Kecamatan Magepanda
MAUMERE. GlobalFlores.com – Bank NTT Cabang Maumere memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada 250 anak stunting di Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.
Bantuan tersebut diberikan lantaran adanya peningkatan stunting di Kecamatan Magepanda, Sabtu (16/12/2023) pukul. 10.00 Wita.
Hal ini disampaikan Kepala Bank NTT Cabang Maumere,Yosefina G. Lely di Kecamatan Magepanda.
Menurut Lely, bantuan yang diberikan Bank NTT kepada masyarakat bukan baru pertama kali, tetapi dilakukan sejak tahun 2020 hingga saaat ini.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank NTT untuk membantu masyarakat dalam upaya menekan stunting di Kabupaten Sikka.
Akhir tahun 2023 kata Lely, Bank NTT memberikan bantuan dalam bentuk barang mencapai Rp 5 juta.
Sementara itu lanjut Lely, jika dihitung sejak tahun 2022 hingga tahun 2023 bantuan yang diberikan Bank NTT mencapai Rp 192.100.000.
Semua bantuan tersebut kata Lely merupakan wujud kepedulian Bank NTT kepada Pemerintah Kabupaten Sikka.
Bantuan yang diberikan bank NTT Cabang Maumere merupakan bantuan yang dilakukan bank NTT secara serentak di seluruh cabang termasuk Cabang Maumere.
Bantuan tersebut dilakukan secara serentak, mulai dari kantor pusat hingga keseluruh cabang, termasuk Cabang Maumere.
Terkait masalah stunting yang belum tuntas Bank NTT terus memberikan bantuan untuk mendukung pemerintah dalam upaya menekan stunting di Kecamatan Magepanda.
“Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami untuk membantu pemerintah dalam menekan lajunya stuting di Kabupaten Sikka. Ini menjelang Natal kami mau berbagi kasih dengan anak-anak sewilayah kecamatan Magepanda yang mengalami stunting,”kata Lely.
Bantuan yang diberikan bank NTT selama tahun 2023 mencapai Rp 50 juta. Total bantuan yang diberikan Bank NTT Cabang Maumere sejak tahun 2022 hingga 2023 mencapai Rp 192.100.000.
Hal ini merupakan wujud kepedulian bank NTT cabang Maumere untuk membantu pemerintah untuk mengentaskan stunting di Kabupaten Sikka.
“Untuk menekan stunting di kabupaten Sikka, bantuan yang kami berikan dalam bentuk paket barang. Selama tahun 2023 senilai Rp 50 juta bantuan lain juga kami berikkan tepat menjelang HUT bank NTT yang ke -60 untuk anak-anak stunting, “kata Lely.
Sementara itu PJ bupati Sikka Adrianus F. Parera yang akrab dipanggil Afrin, menjelaskan bahwa stunting merupakan konsentrasi pemerintah baik di tingkat pusat, propinsi maupun daerah secara bersama -sama untuk mengatasi cara menurunkan stunting.
Secara nasional, propinsi termasuk di Kabupaten Sikka tetap berupaya keras untuk menekan stunting dengan berbagai cara maupun dukung kerja sama dengan berbagai pihak.
Disaat tengah upaya penurunan angka stunting kata Afrin, Kabupaten Sikka mengalami kenaikan dari 13,8 persen menjadi 15 persen.
Untuk menekan kasus stunting harus lebih baik lagi kedepan. Berbagai upaya sudah dilakukan, Langkah-langkah kebijakanpun sudah dilakukan termasuk dukungan anggaran untuk meminimalisir untuk menurunkan stunting.
Namun demikian upaya yang dilakukan belum terlalu maksimal karena mengalami kenaikan sedikit.
Kenaikan stunting itu lanjut Afrin lebih banyak kepada para pendatang baru. Pendatang baru yakni terjadi pada saat penimbangan bay, sehingga terjadi adanya tambahan data anak stunting.
“Stunting di Sikka ini mengalami kenaikan sedikit dari 13,8 persen menjadi 15 persen . Ini sudah kita lakukan berbagai upaya untuk menekan stunting. Namun yang terjadi adalah adanya pendatang baru pada saat peninmbangan bay, sehingga ada peningkatan angka stunting,”kata Afrin. ( rel)



