Religi

Judul Renungan Hari Ini,Minggu (1/1/2023) Perjumpaan Dengan Yesus Menjadikan Kita Manusia Baru

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende.

SEMANGAT PAGI, pada hari ini gereja katolik sejagat merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah. Dan bacaan Injil hari ini dikisahkan tentang Gembala Gembala dan Yesus di sunat serta diserahkan kepada Tuhan – Simeon dan Hana (Luk. 2: 16 – 21). Para gembala adalah orang yang pertama tama menerima warta dari malaikat tentang kelahiran Yesus Sang Penyelamat dunia. Mereka bukanlah orang yang terdidik, melainkan mereka adalah orang orang yang bersahaja, orang orang yang sederhana tetapi mereka memiliki hati dan telinga yang terbuka untuk menerima dan mendengarkan warta malaikat Tuhan tentang kelahiran Sang Penyelamat dunia. Oleh karena itu, setelah para gembala mendengar warta malaikat Tuhan itu, tanpa pikir panjang, mereka cepat cepat berangkat ke Betlehem, tempat Sang Penyelamat dunia itu lahir. Jadi, mereka tidak hanya mampu untuk menerima dan mendengarkan sabda malaikat atau pendengar yang baik, tetapi mereka juga sebagai pelaku atau pelaksana atau pewarta yang baik. Hal ini dibuktikan dengan AKSI setelah mereka menjumpai Maria dan Yusuf serta bayi yang sedang terbaring di dalam palungan, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu dari malaikat Tuhan. Yang menarik adalah mereka hanyalah para gembala, tetapi mereka memiliki kemampuan komunikasi yang baik, mereka menjadi pewarta yang baik, yang membuat para pendengar menjadi heran tentang apa yang mereka katakan itu, sampai sampai Maria menyimpan semua hal itu di dalam hati dan merenungkannya. Dan yang luar biasa juga adalah bahwa para gembala setelah berjumpa dengan Sang Penyelamat dunia, mereka kembali sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat; semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka. Maka, mari diawal tahun baru 2023 ini, baiklah kita belajar dari tokoh para gembala: yang bersahaja dan rendah hati, yang memiliki hati dan telinga terbuka, terhadap Firman Tuhan melalui malaikat Nya. Para tidak hanya sebagai pendengar yang baik, tetapi juga pelaksana sabda yang baik pula. Kita juga belajar dari para gembala, yang setelah berjumpa dengan Yesus Sang Penyelamat dunia, mereka menjadi manusia baru yang diwujudkan lewat memuji dan memuliakan Allah dalam hidupnya. Dan akhirnya, kita juga belajar dari Maria Bunda Allah, yang menyimpan dalam hati dan merenungkannya apa yang baginya merupakan misteri Allah. Ditahun baru 2023, kita pun tidak tahu apa yang akan terjadi, karena itu adalah misteri. Oleh karena itu, Maria Bunda Allah mengajarkan kepada kita untuk menyimpan segala hal yang misteri di dalam hati dan merenungkannya, yang berarti kita berdoa dan menyerahkan hal yang misteri itu kepada rencana dan kehendak Tuhan, sambil memuji dan memuliakan Allah melalui karya dan pelayanan kita. Bahwa hidup, karya dan pelayanan itu sesungguhnya untuk memuji dan memuliakan Allah atau Ad Maiorem Dei Gloriam, sebagai manusia baru, karena perjumpaan kita dengan Sang Penyelamat dunia, melalui peristiwa NATAL. NATAL Yesus mengantar kita menjadi manusia baru untuk hidup ditahun baru 2023. Semoga demikian ­čÖĆ­čÖĆ

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan