Religi

Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende,Minggu (14/8/2022).

Judul Renungan hari ini: Maria dan Elisabeth adalah Co – Creator Allah.

SEMANGAT PAGI, pada hari ini gereja katolik sejagat merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga. Dan bacaan Injil hari ini dikisahkan tentang Maria dan Elisabeth (Luk. 1: 39 – 56). Keduanya merupakan wanita yang diberkati dan dirahmati secara istimewa oleh Tuhan. pertama Maria adalah wanita yang masih sangat muda, namun dipercayai dan dipilih oleh Tuhan untuk melahirkan Sang Juru Selamat atau Sang Penebus umat manusia. Yang luar biasanya adalah kesediaan Maria untuk menerima tawaran dari Tuhan melalui malaikat Gabriel, yang kenal dengan FIAT Maria ” aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu”. Dan tidak hanya berhenti di situ, Maria juga mensyukuri berkat dan rahmat yang diterimanya melalui magnifikatnya, yang lebih dikenal dengan Kidung Maria. Kidung Maria dilantunkannya saat ia mengunjungi sanaknya Elisabeth. Ia tidak berjalan sendirian, melainkan ia bersama Yesus Sang Penebus dunia yang bersemayam di dalam rahimnya, saat ia bersedia menerima tawaran Tuhan via malaikat Gabriel. Oleh karena itu, kunjungannya ke rumah Elisabeth dan Zakharia, sesungguhnya adalah sebuah pewartaan Injil, yakni Yesus Tuhan yang ada di dalam rahimnya. Maka, Maria adalah orang pertama yang mewartakan Injil Tuhan kepada sanaknya Elisabeth. kedua Elisabeth adalah wanita mandul yang melahirkan seorang perintis jalan bagi kedatangan Sang Penebus dunia, yakni Yohanes Pembaptis. Elisabeth kebalikan dari Maria. Jika Maria wanita muda yang dipilih oleh Tuhan untuk melahirkan Sang Penebus dunia, maka Elisabeth adalah wanita yang sudah lanjut usia yang dipilih oleh Tuhan untuk melahirkan perintis jalan bagi kedatangan Yesus Sang Penebus dunia. Oleh karena itu, Elisabeth juga adalah wanita yang dipercayai dan diberkati oleh Tuhan di usianya yang sudah lanjut. Dan Elisabeth adalah wanita pertama juga yang menerima pewartaan Injil Tuhan dari Maria. Tidak hanya Elisabeth, Sang bayi Yohanes Pembaptis juga orang yang pertama yang menerima dan berjumpa dengan Yesus Sang Penebus dunia. Yohanes pembaptis melonjak kegirangan saat menerima dan berjumpa dengan Yesus lewat salam sapaan dari Maria Bagaimana dengan kita? Kita pun belajar dari kedua tokoh wanita ini, yang keduanya dipenuhi oleh Roh Kudus. Dari Maria kita belajar keterbukaan dan kerendahan hati untuk menerima rencana dan kehendak Tuhan dalam hidup kita. Juga dari Maria kita belajar bahwa dalam setiap pewartaan, melalui kata dan perbuatan kita, hendaknya mewartakan Tuhan yang ada di dalam “rahim” hati kita masing-masing, dan bukan mewartakan diri kita. Dan akhirnya, dari Elisabeth kita juga belajar setia, tekun, dalam doa, dan dalam menantikan rencana dan kehendak Tuhan. Dan dari Maria dan Elisabeth juga kita belajar untuk menerima dan percaya bahwa rencana dan kehendak Tuhan jauh lebih indah dari rencana dan kehendak kita. Dan bersama Maria dan Elisabeth, kita adalah co – Creator Allah dalam menyelamatkan dunia, melalui peran kita masing -masing. Semoga demikian. Selamat Berhari Minggu ­čÖĆ­čÖĆ

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan