Regional

Korban Gempa Flores Mencapai 112 Orang

MAUMERE,GlobalFlores.com- Berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi sementara hingga pukul 08.30 WITA, yang dikeluarkan oleh Kantor Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere, korban akibat gempa yang mengguncang Pulau Flores, pada Sabtu (15/8/2026)  tercatat 112 orang yang terdiri atas 48 orang meninggal dunia dan 64 orang mengalami luka berat maupun luka ringan.

Sementara memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Tim SAR Gabungan terus memperluas pencarian dan pertolongan terhadap masyarakat yang terdampak.

Sejak pukul 06.00 WITA, personel bersama Alat Utama (Alut) SAR dikerahkan ke sejumlah titik yang menjadi prioritas operasi. Pencarian hari ini difokuskan di dua wilayah utama, yakni Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, dan kawasan Reo, Kabupaten Manggarai.

Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan bahwa akses menuju sejumlah wilayah terdampak yang sebelumnya sempat terhambat akibat longsor mulai dapat dilalui oleh petugas.

“Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat yang bertugas melakukan pencarian di wilayah Manggarai Timur, per pukul 06.00 WITA, telah berhasil mengakses jalur darat di wilayah Reo yang sebelumnya terdampak longsor. Dengan terbukanya akses tersebut, pencarian dapat kembali diperluas untuk menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan pertolongan,” ujar Fathur Rahman.

Ia menambahkan, Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran dan pendataan di lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan seluruh wilayah terdampak dapat terjangkau.

Berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi sementara hingga pukul 08.30 WITA, tercatat 112 orang terdampak gempa, terdiri atas 48 orang meninggal dunia dan 64 orang mengalami luka berat maupun luka ringan.

Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan dinamis. Proses pendataan serta verifikasi terus dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur potensi SAR di wilayah terdampak.

Tim SAR Gabungan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperoleh informasi dari sumber resmi dan berwenang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan