Ragam

Renungan Selasa (29/3/2022)

SEMANGAT PAGI, dalam Injil hari ini dikisahkan tentang Penyembuhan Pada Hari Sabat Di Kolam Betesda (Yoh. 5: 1 – 16). Adalah seorang yang sudah 38 tahun lamanya sakit, ia berbaring dekat sebuah kolam yang bernama Betesda, bersama dengan sejumlah besar orang sakit: orang buta, orang timpang dan orang lumpuh yang menantikan goncangan air kolam itu. Sebab, sewaktu waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu, dan menggoncangkan air itu, barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga penyakitnya. Nah, orang yang sudah 38 tahun sakit, mendapatkan mukjizat yang luar biasa. Dia tidak perlu menunggu goncangan air dari malaikat, tetapi inisiatif datang dari Yesus yang merasa iba dengan sakit nya. Orang yang menderita sakit 38 tahun itu, hanya mendengarkan Sabda Yesus ” maukah engkau sembuh?”. Seperti nya orang itu, tidak tahu kalau yang sedang berbicara dengan dia adalah Tuhan Yesus. Oleh karena itu, ketika Yesus menawarkan kesembuhan, ia menjawab ” Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu, apabila airnya mulai goncang”. Kata Kata orang itu adalah sebuah doa, dia curhat kepada Yesus. Maka, kata Yesus kepadanya ” bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah”. Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu. Jadi, sekali lagi bahwa inisiatif penyembuhan datang dari Yesus yang merasa iba dengan orang yang sudah 38 tahun menderita sakit. Yesus tahu, bahwa orang itu, sudah mengalami sakit yang cukup lama dan memiliki kerinduan untuk sembuh. Oleh karena itu, Yesus menawarkan kesembuhan kepada orang itu, ” maukah engkau sembuh?”. Namun, sayangnya orang itu tidak tahu kalau yang menyembuhkan dia adalah Tuhan Yesus. Dan beberapa waktu kemudian, barulah ia tahu kalau yang menyembuhkan dia adalah Tuhan Yesus. Bagaimana dengan kita? Saya sangat yakin bahwa Yesus pun menawarkan kesembuhan kepada kita dari berbagai macam penyakit apa saja, walau saat ini mungkin kita sehat secara jasmani, tetapi barangkali kita sakit secara rohani, sehingga kita malas berdoa, beribadah, kebaktian dan Ekaristi. Maka, Dia akan mengatakan kepada kita juga ” maukah engkau sembuh?”. Silahkan kita menjawab, sembari curhat kepada Nya (baca doa) dengan penuh kepercayaan. Semoga demikian ūüôŹūüôŹ

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan