Regional

Buka Kegiatan Forum Konsultasi Publik RPJMD  Wabup Ende Domi Mere Minta Pimpinan OPD Berpikiran Terbuka dan Inovatif

ENDE,GlobalFlores.com- Saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2025 – 2029 di Ruang Garuda Kantor Bupati Ende, Jumat (25/4/2025) Wakil Bupati Ende, Dr dr Dominikus Minggu Mere,M.Kes, meminta kepada para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk selalu berpikiran terbuka dan inovatif.

Pimpinan dan aparatur di perangkat daerah, serta seluruh stakeholder untuk berpikir terbuka, memiliki visi ke depan yang terintegratif dan inovatif, untuk memastikan bahwa seluruh perencanaan dan pelaksanaan program selaras dengan visi dan miisi kepala daerah serta penyusunan Renstra Perangkat Daerah yang simultan dengan RPJMD, serta tetap memperhatikan pentingnya keterhubungan antara kebijakan daerah dengan kebijakan Provinsi, dan Nasional,ujar Wabup Domi Mere.

Hadir dalam kegiatan itu para kepala dinas dan badan serta bagian dalam lingkup Pemkab Ende juga tokoh masyarakat dan tokoh pendidikan maupun tokoh agama serta LSM dan lembaga pendidikan serta perwakilan perempuan.

Wabup Domi Mere mengatakan kegiatan ini  menjadi ruang yang tepat bagi seluruh komponen masyarakat untuk berdiskusi dan memberikan masukan guna penyempurnaan rancangan awal RPJMD Tahun 2025 – 2029.

 RPJMD merinci visi, misi, tujuan, serta prioritas pembangunan daerah yang harus dicapai dalam jangka menengah.  

Dokumen RPJMD ini memiliki peran penting dalam mengkoordinasikan kebijakan, program, dan anggaran pembangunan agar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat,ujar Wabup Domi Mere.

Dikatakan  Visi RPJMD Kabupaten Ende Tahun 2025 – 2029 adalah “ Terwujudnya Kabupaten Ende yang maju, berdaya saing dan berkelanjutan berbasiskan iman dan budaya menuju Ende Lio Nage Sare Pawe”,

Hal tersebut menjadi landasan bagi seluruh program dan kebijakan yang akan dijalankan selama lima tahun masa pemerintahan yang dijabarkan melalui 6 misi pembangunan, 6 tujuan, 19 sasaran, 8 indikator makro, serta 10 indikator kinerja utama kepala daerah.

Dikatakan pelaksanaan forum konsultasi publik didasarkan pada Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, khususnya Pasal 48 ayat (1) yang menyebutkan bahwa rancangan awal RPJMD dibahas bersama perangkat daerah dan pemangku kepentingan guna mendapatkan masukan dan saran dalam penyempurnaan dokumen Rancangan Awal RPJMD.

Forum Konsultasi publik ini merupakan momentum strategis untuk menyatukan persepsi dan koordinasi seluruh pihak guna menjawab isu – isu prioritas pembangunan lima tahun mendatang.

Selain itu, forum ini sangat penting dilaksanakan guna percepatan dan integrasi dalam penyusunan RPJMD 2025 – 2029 dan RKPD sehingga mampu menjawab tantangan daerah secara tepat, terarah dan akuntabel.

Forum ini harus dimaknai sebagai bentuk kesungguhan bersama, dimana setiap masukan dan aspirasi yang muncul hari ini, akan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada angka dan target tetapi juga pada kebermaknaan dan kesejahteraan nyata bagi masyarakat,ujar Wabup Domi Mere.

 Tujuan dilaksanakan Forum Konsultasi Publik RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) adalah mengumpulkan masukan dan saran dari berbagai pihak terkait, termasuk masyarakat umum, akademisi dan Pemangku kepentingan lainnya terhadap arah, tujuan dan sasaran pembangunan daerah, guna memastikan RPJMD yang disusun lebih berkualitas, tepat sasaran dan partisipatif,ujar Wabup Domi Mere.

Diharapkan kegiatan forum ini, pimpinan dan aparatur di perangkat daerah, serta seluruh stakeholder untuk berpikir terbuka, memiliki visi ke depan yang terintegratif dan inovatif, untuk memastikan bahwa seluruh perencanaan dan pelaksanaan program selaras dengan visi dan misi kepala daerah serta penyusunan Renstra Perangkat Daerah yang simultan dengan RPJMD, serta tetap memperhatikan pentingnya keterhubungan antara kebijakan daerah dengan kebijakan Provinsi, dan Nasional,ujar Wabup Domi Mere.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan