Berita PPPK

Eks Honorer Ini Kirim Surat Kepada Menpan dan Presiden Prabowo,Isinya Sangat Menyayat Hati

Seorang tenaga honorer yang mengaku bernama Reza dengan alamat email, rezaalfatih0224@gmail.com menuliskan surat kepada Menpan RB dan Presiden Prabowo,tentang  keprihatinan atas dirinya yang masih menjadi tenaga honorer dengan gaji yang rendah.

Dalam suratnya yang juga dikirim ke alamat email media,GlobalFlores.com,pada tanggal 30 Oktober 2024, Reza menulis,

Assalamu’alaikum ijin pak presiden dan ibu  Menpan yang kami hormati dan kami banggakan. Tolong ibu  Menpan dan pak presiden setidaknya hilangkan PPPK  paruh waktu karena tidak ubahnya dengan honorer biasa.

Gaji kami di daerah gak sampai Rp 2 juta buk bahkan ada yang Rp 1 juta lebih sedikit

Kami udah mengabdi menjdi honorer puluhan tahun atau di atas 10 thun sampai melampaui batas usia mencari kerja.

Itu semua karena kami yakin akan diangkat menjadi PNS mkanya kami tetap mengbdi di daerah dengan harapan bisa menjadi PNS. Kalau  paruh waktu kami tidak mndaptkan hak seprti tunjangn dan gaji yang setimpal buk seperti PNS dan juga tidak bsa berkarir sekalipun sarjana, mentok di ijazah SMA sampai pensiun. Kalau mendftr di SMA contoh kami sebagai Satpol PP.

Itupun setelah pensiun tidak mndptkn hak-hak seperti PNS padahal kami berharap kehidupan anak istri kami bsa lebih baik dengan diangkat menjadi PNS atau setidaknya PPPK  penuh waktu tapi ternyata sekarng menjdi PPPK. PPPK  pun susah sekli mau lulus penuh waktu. PPPK  dibagi lagi 2 paruh waktu dan penuh waktu. Dan kemungkinan terbesar kami hanya dapt paruh waktu yang gajinya gak seberap gak dapat tunjangn cuma dberi NIP  karena kalau penuh waktu yang dambil tiap instansi sangt sedikit.

Contoh kami di Pekan Baru jumlah honorer kurang lebih 500 yang diterima paruh waktu hanya 10 orang sisanya paruh waktu.

Belum lagi dari dinas lain banyak yang mendftar di instansi kami makin sedikit kemungkinan bisa menjadi PPPK penuh waktu walaupun dalam undang-undang  Satpol PPK harus PNS.

Bukannya tidak bersyukur kami sudah puluhan tahun mengabdi berharp bisa jadi PNS setidknya kalau  gak bisa pun PPPK  penuh waktu lah buk biar kami para honorer yang otaknya udah gak mampu lagi bersaing ujian dengan yang usia yang lebih muda tahun ini bisa mersakan hidup cukup di usia kami yang tidak muda lagi.

Kami tidak menuntut kaya buk Menpan dan pak Presiden.

Kami cuma menaruh hrapan besar kepada buk Menpan dan Pak Presiden satu-satunya orang yang bisa mengangkt derajat kmi para honorer.

Mohon maaf tiap bulan kami minjam uang atau berhutang gali lobang tutup lobang dmi menghidupi keluarga kami karena gaji yang jauh dibawah UMR.

Dengan adanya PPPK  paruh waktu membuat harapn kami para honorer se Indonesia terkubur sangat dalam yang tadinya kami bermimpi akan diperhtikn presiden dan menpan bisa mnjdi PNS sekarng pupus.

Mau dibawa kemana nasib kami buk yang otaknya sudah tidak bisa dipaksakan belajar seperti anak muda lag.

Pupus harapan hdup sejahtera bu. Tak jarang anak-anak kami bilng lapar tapi beras gak ada di rumah. Dan kami harus cari punjaman dulu.

Tapi kami tetap bertahan demi masa depan cerah yaitu PNS. Dan sekarng dengan adanya PPPK  paruh waktu pupus semua buk.

Tolong sampaikan ke pak presiden buk terutama kami Satpol PPK banyak kejadian yang menimpa kami dalam bertugas bahkan di Jawa sana ada yang sampai meninggal dibunuh dikeroyok seperti kejadian di makam Mbah periuk dulu. Mereka hanya menjalankan  perintah pimpinan. Anak istri mereka menunggu d rumh berharap ayahnya pulang bawa uang walaupun ngutang namun yang ada pulang nama.

Kami di daerah juga begitu buk kalau  bentrok robek-robek bocor kepala.

Image Satpol sudah jelek di mata masyarakat walaupun kami berbuat baik tetapi diserang.

BPJS  gak ada, ngobatin masing-masing gak cuma Satpol masih banyak yang lain tenaga honorer.

Jadi mohon jangan hanya prioritas karena guru dan kesehatan buk, kalau bisa sama ratakan buk yang adil.

Kami semua instansi bekerja punya resiko dan tanggung jawab yang sama.

Kami juga manusia punya anak istri bukan kemewahan yang kami harapkn. Bisa hidup cukup sudah alhamdulillah.

Tolong jalankan amanat undang-undang buk terutma Satpol PP sesuai undang-undang harus PNS

Dinas lain juga,semoga buk Menpan dan pak Presiden membaca dan merespon jeritan dan rintihan kami para honorer di daerah-daerah.

Semoga ibu  Menpan dan pak Presiden Prabowo di panjangkan umurnya sehat selalu dan dilapangkan rezkinya.

Dan semoga Allah membalas semua kebaikan ibu dan Bapak Presiden yang Insya Allah kami yakin dan percaya memperhatikan kami para honorer dan rakyat kecil. Amin.

Kami mohon kepada dinas terkait yang mengusulkan formasi ke BKN agar bisa membuka juga formasi Tenaga kependidikan, kasian juga dengan kami yang sudah lama bekerja sebagai tenaga kependidikan ini, tiap tahun hanya guru yang di angkat, bagaimana dengan kami yang Tendik ini, Terima kasih

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan