Kasihan,Seorang Mahasiswi Di Kabupaten Sikka Ini Dipaksa Layani Nafsu Bejat Pria Beristri
MAUMERE, GlobalFlores.com – Seorang pria beristeri di Kabupaten Sikka, Dominikus Yulius Paga Asal Desa Nangablo, memaksa seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Maumere,Kabupaten Sikka,berinisial YRW atau Y asal Desa Tilang untuk melayani nafsu bejatnya setiap hari, jika menolak maka Y disiksa.
Hal ini disampaikan korban, Y, Rabu (26/7/2023) di Desa Tilang.
Y menjelaskan bahwa ia mengenal Dominikus Yulius Paga itu sekitar Bulan April 2022 yang lalu. Dominikus yang mengaku masih bujang ingin menjadikan Y sebagai pacarnya.
Sebagai seorang mahasiswi Y mengaku tinggal di salah satu kos yang berada di Wilayah Kelurahan Kota Uneng.
Setiap hari Dominikus selalu mendatangi kosnya dan memaksa untuk berhubungan intim layaknya suami isteri. Ketika ditolak Y dipukul dan disiksa untuk melayani nafsunya.
Kebohongan Dominikus terkuak ketika mengetahui telah beristeri dan memiliki tiga orang anak.
Bagai disambar petir disiang bolong, Yanti hanya bisa menangis dan kecewa saat janin hasil hubungan gelapnya mulai membesar.
Walaupun dalam kondisi hamil, Dominikus masih terus memaksa melayani nafsunya. Ketika ditolak, Y dipukul pada bagian perut, agar janin yang dalam kandungan Y dapat digugurkan.
“Walau saya dalam kondisi hamil, Dominikus masih datang terus dan memaksa saya untuk melayani nafsunya, walau saya menolak, Dominikus memukul saya pada bagian perut hingga saya beteriak kesakitan,”kata Y.
Y mengaku kehamilannya dari hari kehari semakin besar, Dominikus kemudian membawanya ke seorang dukun yang berada di Kampung Buton, untuk menggugurkan janin yang ada dalam kandungan Y. Namun upayanya itu tidak membuahkan hasil.
Dominikus kemudian membelikan dua jenis obat untuk menggugurkan kandungannya, namun obat yang dibelinya itu tidak diminum.
Y kemudian dipaksa untuk meminum seprait. Semua usaha itupun gagal, kini kehamilan Y telah berumur 9 bulan dan tinggal menunggu kelahiran bayinya.
“ Selain saya dipaksa untuk melayani nafsunya, walau saya dalam keadaan hamil, saya juga dibawa ke seorang dukun untuk menggugurkan kandungan saya. Saya juga dibelikan obat kuat untuk menggugurkan kandungan namun obat tersebut tidak saya minum,” kata Y. ( rel )



