Satu Dari Empat Korban Tengelamnya KM Putri Sakinah DiLabuan Bajo Belum Ditemukan Sampai Operasi SAR Ditutup

LABUAN BAJO,GlobalFlores.com – Pelaksanaan Operasi SAR
terhadap 1 WNA Spanyol yang menjadi korban KM Putri Sakinah resmi ditutup pada, Jumat (9/1/2026) pukul 15.00
Wita melalui upacara penutupan yang dipimpin oleh Bupati Manggarai Barat, Edi Stasius Endi,S.E., bertempat di
Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Demikian rilis yang diterima dari Humas Basarnas Maumere, Jumat (9/1/2026).
“Saya menyampaikan banyak terima kasih atas jasa dan kerja Tim SAR Gabungan dalam pencarian korban KM Putri
Sakinah, tentu pencarian korban tidaklah mudah dan harus berhadapan dengan gelombang serta arus di Pulau-Pulau
Labuan Bajo,” Edistasius Endi dalam sambutannya.
“Tetapi itu bukan menjadi hal yang ditakutkan bagi Tim SAR Gabungan serta mereka berhasil menemukan 3 dari 4 WNA
Spanyol yang menjadi korban KM Putri Sakinah, dan untuk keluarga korban saya atas nama pribadi dari hati yang paling
dalam turut berduka cita atas kejadian ini,”katanya.
Sementara itu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam pelaksanaan operasi SAR ini dalam
amanahnya menyampaikan bahwa Tim SAR Gabungan telah berjibaku selama 15 Hari berturut-turut untuk melaksanakan
operasi SAR.
Pelaksanaan melalui perluasan area pencarian, penambahan peralatan sonar, penambahan tim penyisiran dan penyelam
dan alut yang dikerahkan secara maksimal namun hingga hari ke-15, 1 WNA Spanyol belum bisa ditemukan dan dinyatakan hilang.
“Namun apabila di kemudian hari terdapat tanda-tanda penemuan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali,
Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam satu tujuan kemanusiaan ini,”katanya.



