Religi

Kerendahan Hati Adalah Kunci Untuk Bisa Mengampuni

Renungan, Minggu (27/7/2025) oleh; Fr. M. Yohanes Berchmans, BHK

SALVE bagimu para saudaraku ytk.dalam Kristus Tuhan. Adakah Anda termasuk orang yang rendah hati? Ciri orang yang rendah hati adalah selalu bersyukur & berdoa, serta mudah mengampuni. Pada hari ini kita memasuki hari Minggu biasa XVI.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 11: 1 – 13, yakni hal berdoa. Dalam bacaan Injil hari ini,  Yesus mengajarkan doa Bapak Kami kepada murid-murid-Nya, sebuah doa yang menjadi fondasi spiritual, dan di dalamnya terselip permohonan: ampunilah kami, karena kami pun mengampuni.”

Di sinilah letak misteri dan kekuatan dari kerendahan hati. Mengampuni bukan sekadar tindakan moral, tetapi sebuah laku rohani atau spiritual yang hanya bisa lahir dari HATI yang RENDAH.

Orang yang sombong atau penuh gengsi akan memandang pengampunan sebagai penurunan martabat. Ia berpikir bahwa memberi maaf adalah tanda kelemahan. Padahal, sebaliknya, pengampunan adalah keagungan jiwa.

Yesus mengingatkan kita bahwa barang siapa mengampuni, maka ia pun akan diampuni oleh Bapak yang Maha Rahim.

Kerendahan hati membuka pintu untuk belas kasihan Ilahi. Tidak ada pengampunan sejati tanpa KERENDAHAN HATI, karena hanya HATI yang TUNDUK dan mengenal kelemahannya yang mampu melihat kesalahan orang lain dengan belas kasih.

Maka, jangan biarkan GENGSI menghalangi berkat. Ampunilah, karena pengampunanmu adalah cermin dari KERENDAHAN HATImu. Dan KERENDAHAN HATImu adalah jembatan menuju rahmat Tuhan

Pertanyaan refleksi:

1. Apakah aku memiliki HATI yang cukup RENDAH untuk mengampuni orang lain, meski pernah disakiti dan dilukai? 

2. Apa yang membuatku enggan mengampuni, apakah rasa GENGSI, HARGA DIRI, atau LUKA yang belum sembuh? 

3. Jika aku bersedia MENGAMPUNI, apakah aku percaya Tuhan juga akan MENGAMPUNI kesalahanku dengan kasih yang tak terbatas. ?

Selamat berefleksi dan Selamat berhari Minggu

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan