Pendidikan

Wisudakan 172 Sarjana Rektor Uniflor Ende Katakan Gelar Suatu Yang Membanggakan Sekaligus Beban

ENDE,GlobalFlores.com – Universitas Flores (Uniflor) Ende untuk sekian kalinya melakukan wisuda dan pada,Sabtu (31/5/2025) bertempat di Auditorium H.J Gadi Djou, menggelar prosesi wisuda untuk para mahasiswa periode ganjil tahun akademik 2024/2025.

Rektor Universitas Flores,Dr Wilybrodus Lanamana,SE,MMA,dalam sambutannya mengatakan bahwa gelar kesarjanaan yang diperoleh saat ini, merupakan suatu pencapaian yang membanggakan bagi orang tua, keluarga dan juga bagi Universitas flores, tetapi pada saat yang sama menjadi beban yang harus dihadapi dan mempertanggungjawabkannya kepada masyarakat.

“Sebuah tahapan dalam kehidupan saudara baru saja terselesaikan, ada sekian tahapan yang akan dilalui nantinya, jika semua dijalankan dengan niat yang luhur, dibingkai dengan pengabdian kepada Sang Khalik, mudah-mudahan semuanya akan dimudahkan,”katanya.

“Untuk itu, kami selalu mendoakan agar saudara-saudari diberikan kesehatan, diberi kesempatan untuk dapat memulai karir sebagai seorang sarjana, mendapatkan pekerjaan sesuai bidang pekerjaan atau kompetensi masing-masing,”katanya.

Semoga kalian mampu membuktikan kepada orang tua, kepada keluarga, kepada masyarakat bahwa kalian adalah sarjana yang memiliki kualitas, keunggulan, ketangguhan dan integritas yang siap bekerja secara cerdas dan tuntas,ujar Rektor.

Dikatakan tema wisuda periode Ganjil tahun akademik 2024/2025; Dari Universitas Flores untuk dunia; menjadi mediator budaya abad ke 21. Kata mediator budaya, menjadi penciri dari lembaga pendidikan tinggi ini, menjadi pembeda antara Universitas Flores dengan perguruan tinggi lainnya.

Tahun 2014 Universitas Flores mendeklarasikan sebagai Universitas mediator budaya. Dengan deklarasi ini Universitas Flores mempunyai komitmen untuk menjadi penghubung atau perantara antara wujud-wujud dan budaya.

Hal utama yang mencirikan seorang mediator adalah kemampuan menjembatani budaya modern dan budaya tradisional,ujar Rektor.

Proses pembelajaran di Universitas Flores memperkenalkan kepada mahasiswa dengan pikiran para genius modern dan genius lokal.

“Seorang mediator budaya dituntut memiliki pola pikir yang maju dan peka terhadap lingkungan spiritual sosial dan alam, yang melingkupi kehidupan manusia,”katanya.

Dikatakan 7 penciri mediator budaya ini menjadi spirit arah pikir dan arah kerja ketika memasuki era baru dalam pendidikan tinggi era kampus berdampak, gagasan yang menuntut tidak hanya untuk mendidik tetapi berkontribusi nyata bagi perubahan sosial.

Selain itu juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, aktif berperan menyelesaikan masalah sosial, melalui pengajaran yang relevan, reseach yang berguna dan pengabdian kepada masyarakat yang bisa menggerakkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Perguruan tinggi menjadi simpul pertumbuhan ekonomi daerah di sekitar kampus berada

Kini Universitas Flores terus bebenah, memberi perhatian serius terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi,ujar Rektor.
“Kita harus optimis, almamater yang kita cintai ini akan terus tumbuh dan berkembang, menjadi lebih sehat, lebih kuat dan lebih unggul,”katanya.

Beberapa langkah inovasi telah menunjukkan keberhasilan. Tahun 2025 ada tambahan tenaga dosen yang telah menyelesaikan pendidikan tenaga pendidik,ujar Rektor.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan