Ditengah Keterbatasan Anggaran Pemda Ende Tetap Gelar “PESTA” Selama Sepekan

ENDE,GlobalFlores.com-Meskipun ditengah keterbatasan anggaran namun Pemda Ende dipastikan akan tetap menggelar Pekan Ende Street (PESTA) yang akan berlangsung dari 21 Mei hingga 1 Juni 2025.
Pelaksanaan PESTA tersebut dilakukan untuk menyambut Hari Lahir Pancasila.
Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda dalam keterangan persnya kepada para awak media di rumah jabatan Bupati Ende, Minggu (18/5/2025) mengatakan bahwa pelaksanaan PESTA tersebut tidak menggunakan dana APBD namun dari CSR ataupun pihak ketiga yang sifatnya tidak mengingkat.
“Iya tidak menggunakan dana APBD namun dari CSR,”kata Bupati Badeoda menjawab pertanyaan wartawan soal sumber dana yang dipergunakan untuk penyelenggaraan PESTA.
Mengingat dengan dukungan dana yang terbatas maka pelaksanaan kegiatan tidak semeriah pada tahun-tahun sebelumnya,ujar Bupati Yosef Badeoda.
Adapun rangkaian kegiatan PESTA,ujar Bupati Badeoda meliputi, Kelimutu Expo dan pameran produk UMKM, serta pertunjukan seni bertajuk Pesona Kreasi Anak Seni Ende, yang melibatkan berbagai sanggar sekolah juga komunitas masyarakat maupun grup band lokal serta pentas drama antar sekolah dasar.
Selain itu, akan diselenggarakan lomba menggambar Pancasila antar pelajar SMP dan fashion show serta pertandingan olahraga seperti catur dan tinju.
Pada pelaksanaan menyambut Hari Lahir Pancasila kali ini kata Bupati Yoseph Badeoda juga akan dilakukan perarakan Patung Bunda Maria Gua Dalupe yang akan diawali dengan prosesi dari Istana Keuskupan Agung Ende menuju Gereja Mautapaga pada 28 Mei 2025.
Dan selanjutnya, pada 31 Mei, prosesi akan dilanjutkan dari Gereja Mautapaga menuju Katedral Ende.
Sebelumnya akan didahului dengan ibadah sabda yang akan dipimpin langsung oleh Uskup Agung Ende, Mgr Paul Budi Kleden SVD,jelas Bupati, Yoseph Badeoda.
Selain itu juga akan digelar doa lintas agama yang melibatkan lima agama yang dianut masyarakat Kabupaten Ende, sebagai simbol kerukunan dan persatuan dalam semangat Pancasila.
Untuk acara puncaknya pada tanggal 1 Juni 2025 ujar Bupati Yoseph Badeoda, seusai pelaksanaan upacara bendera, para peserta akan melaksanakan parade jalan kaki dengan rute kawasan Pelindo melewati Jalan Pabean lalu Jalan Sukarno serta Jalan Hatta dan berakhir di Lapangan Pancasila.
Untuk kegiatan parade masing-masing regu bisa mengirimkan peserta minimal 30 orang dan saat ini telah terdaftar 77 regu.
Selain itu juga akan ditampilkan pula atraksi formasi Garuda Pancasila oleh marching band, serta disediakan pelayanan publik seperti administrasi kependudukan di lokasi acara, jelas Bupati Badeoda.
Bupati Badeoda mengatakan dalam upacara pelaksanaan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025 nantinya akan dipimpin oleh Gubernur NTT, Melki Lakalena.
Namun demikian saat ini pihaknya juga tengah mengajukan surat permohonan ke pemerintah pusat untuk menghadirkan Menko seperti baik itu Agus Harimurti Yudhoyono ataupun Budi Arie Setiadi.
“Kita sih maunya Presiden Prabowo namun rasanya tidak mungkin mengingat waktu yang semakin mepet dan juga dana,”katanya. (rom)



