OSIS SMAK Frateran Surabaya Gelar LDKS, Ini Tujuannya
SURABAYA,GlobalFlores.com – OSIS SMA Katolik Frateran Surabaya akan segera melakukan regenerasi kepengurusan untuk periode 2025/2026. Seperti tradisi pada periode-periode sebelumnya, untuk mempersiapkan kualitas dan integritas kepengurusan OSIS baru, OSIS SMA Katolik Frateran Surabaya kembali mengadakan kegiatan LDKS atau Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa.
Demikian Kepala Sekolah SMAK Frateran Surabaya,Frater William Satel Sura,BHK, dalam rilisnya yang dikirim ke media GlobalFlores.com,Selasa (21/1/2025).
“Seperti namanya, LDKS ini bertujuan untuk mengembangkan aspek-aspek penting untuk menjadi seorang pemimpin. Tema yang diangkat untuk LDKS kali ini adalah “Grow Our Light As a Team” yang memiliki arti “Tumbuhkan cahaya kita sebagai sebuah tim,”katanya.

Tema ini memiliki makna mendalam yaitu mengajak calon pengurus OSIS 2025/2026 untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, bernalar kritis, problem solving, kerjasama, koordinasi, dan jiwa kepemimpinan dalam tim. Tujuannya tidak hanya untuk mengembangkan kemampuan diri sendiri, namun juga untuk memajukan organisasi bersama,ujar Frater William.
Dikatakan kegiatan LDKS diadakan selama 3 hari mulai (15/01/2025 hingga 17/01/2025) di Pacet Mini Park. Lokasi ini dipilih karena fasilitasnya yang memadai, lingkungan yang ramah, trainer yang berkualitas, serta semangat yang tinggi dalam menjunjung toleransi.
Dalam LDKS ini terdapat berbagai kegiatan, mulai dari sesi materi mengenai struktur kepengurusan OSIS, demokrasi, leadership, proposal, dan komunikasi. Sesi materi tersebut perlu diberikan sebagai bentuk arahan calon pengurus OSIS secara teori dalam berorganisasi dan bersikap sebagai seorang pemimpin.
Kemudian, terdapat outbond yang dibantu oleh trainer dari Pacet Mini Park. Outbond ini mengandung nilai-nilai mendalam dan praktik langsung mengenai cara memimpin, berkoordinasi, saling percaya, saling mendukung, memecahkan masalah, berpikir kreatif dan kritis.
Sebagai langkah awal mewujudkan demokrasi terhadap calon pengurus OSIS 2025/2026, 50 peserta yang telah dibagi dalam 8 kelompok, masing-masing mengirimkan satu perwakilan untuk membacakan visi misi. Visi misi yang dibacakan dapat dijadikan suatu penilaian untuk menentukan calon ketua OSIS dan calon wakil ketua OSIS periode 2025/2026.
Untuk dapat menentukan pasangan Calon Ketua OSIS dan Calon Wakil Ketua OSIS perwakilan yang telah dipilih oleh setiap kelompok melakukan wawancara secara tertutup dengan ketiga pembina masing-masing (Markus Fatubun, S.Pd., Estiningtyas Utami, S.Pd.,Albertus Handang Budi Karya, S.Pd.) dan wakil kepala sekolah bagian kesiswaan (B. Widi Krismantari, S.Pd.).
Setelah berdiskusi selama 1 malam, akhirnya terbentuklah 4 pasangan calon sebagai berikut 1.) Charles Eagan Effendy dan Imaculatta Carolyn 2.) Abednego Cofan Aurick Mahan dan Catherina Grace Widya 3.) Clarios Joshua Polin dan Anneliese Joyce Eritam 4.) Jocelline Aurora Wijaya dan Caytlinne Valencia Besouw.
Nantinya, keempat pasangan calon bersama tim suksesnya masing-masing akan melalukan kampanye dan pada puncaknya akan melakukan debat terkait visi misi yang mereka miliki untuk masa depan OSIS SMA Katolik Frateran Surabaya. Penentuan terakhir ditentukan berdasarkan pencoblosan suara terbanyak oleh seluruh warga sekolah.
“Untuk fasilitasnya bagus karena merupakan tempat wisata dan terbuka untuk umum. Kualitasnya memang bagus dan mantap. Apalagi untuk anak-anak mereka sangat menikmati permainan yang ada, seperti flying fox, waterpark, lapangan dan lain-lain,”kata Imaculatta Carolyn, yang merupakan peserta LDKS.
“Tempat tidurnya rapi, nyaman untuk dilihat dan ditiggali. Paling oke adalah fasilitas yang mendukung permainan, ada flying fox dan kolam renang. “Kamar mandinya banyak dan nyaman, jadi tidak berebutan,”ujarnya.
Selain itu, bagian paling menyenangkan dari LDKS ini adalah ketika malam hari kedua, peserta dan panitia menikmati barbequan dan karaoke bersama. Tak hanya itu, pada hari terakhir, peserta dan panitia diperbolehkan menikmati wahana waterpark. Pada momen ini, dapat terlihat jelas bonding antara satu peserta dengan peserta lainnya, keakraban yang telah dibentuk selama 2 hari berkegiatan membuahkan hasil. Ini merupakan langkah awal yang baik dalam kepengurusan OSIS periode 2025/2026.
“Hal yang didapat, paling dominan dari segi leadership, karena kebetulan waktu LDKS jadi ketua kelompok, jadi lebih berpengalaman dari segi memimpin, membagi kelompok, jadi lebih banyak pengalaman. Banyak permainan yang mempunyai makna mendalam sehingga kita dapat belajar banyak dari situ. “Dalam LDKS ini, aku mendapat banyak pengalaman dan teman-teman baru”
“Hal paling seru disini itu waktu jam bebas. Ada yang renang, main bola, main di taman. Apalagi itu rame-rame jadi itu menambah keakraban dan diharapkan agar LDKS berikutnya dapat dilakukan di tempat tersebut,”katanya.



