Kakan Kemenag Kabupaten Ende,Penyuluh Agama Katolik Adalah Icon Dari Kemenag
ENDE,GlobalFlores.com-Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ende, Nikolaus Nama Payon, S.Ag mengatakan bahwa para penyuluh agama Katolik di Kabupaten Ende baik yang merupakan tenaga PPPK maupun non ASN adalah merupakan icon dari Kementrian Agama.
Jadi dengan demikian dalam menjalankan tugas-tugas perutusan senantiasa harus selaras dengan apa yang menjadi visi dan misi dari Kementrian Agama RI.
Hal ini dikatakan Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ende, Nikolaus Nama Payon, S.Ag saat membuka kegiatan pembinaan dan peningkatan kompetensi Penyuluh Agama Katolik Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2024,Senin malam (20/5/2024) di Aula Pondok Bina Ola Ngari,Ende.
Adapun visi dari Kementrian Agama yakni, “Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong”.
Sedangkan misinya adalah meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama dan memperkuat moderasi beragama dan kerukunan umat beragama juga meningkatkan layanan keagamaan yang adil, mudah dan merata serta meningkatkan layanan pendidikan yang merata dan bermutu maupun meningkatkan produktivitas dan daya saing pendidikan dan memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).
Niko Payon mengatakan dalam menjalankan tugas-tugas senantiasa membangun komunikasi yang baik dengan para Pastor Paroki dimana tempat bertugas.
Dikatakan para penyuluh Agama Katolik adalah merupakan agen-agen pembangunan manusia di bidang rohani.
Jadi dengan demikian senantiasa harus menjadi garam dan terang dunia didalam menjalankan tugas-tugas pastoral.
Sementara itu, Roberta De Jo, S.Ag selaku Ketua Panitia Penyuluh Agama Katolik Kantor Kemenag Ende dalam laporannya mengatakan Kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Katolik Tahun Anggaran 2024 dilaksanakan selama dua hari, pada hari Senin dan Selasa, 20 sampai 21 Mei 2024 di Aula Pondok Bina Olangari Ende.
Adapun tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas serta fungsi Penyuluh Agama Katolik.
Selain itu adalah untuk meningkatkan akuntabilitas dan sinkronisasi pelaksanaan anggaran dan kegiatan serta memaksimalkan fungsi pelayanan umat beragama sejalan dengan Keputusan Menteri Agama Nomor 769 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyuluh Agama Non Pegawai Negeri Sipil.
Kegiatan ini melibatkan peserta sebanyak 46 orang peserta yang terdin para Penyuluh Agama Katolik PPPK dan Non PNS yang tersebar diseluruh wilayah Kevikepan Ende, Keuskupan Agung Ende
Sebagai narasumber dalam kegiatan ini, RD Fransiskus Yance Sengga, S. Fil, Lic. Th dan RD. Yohanes Stefanus Lando serta RD. Dr. Yosef Aurelius Woi Bule, Lic juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende dan Kepala Bidang Urusan Agama Katolik, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Wendelinus Atan, S. Ag.
Kepala Seksi Urusan Agama Katolik Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ende,Yosef Jemali,SE,mengatakan dalam melaksanakan tugas, Penyuluh Agama Katolik menyelenggarakan fungsi, yakni menyampaikan pesan-pesan agama dan pembangunan yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan (Fungsi Informatif).
Juga melakukan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran secara aktif pada masyarakat agar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, akhlak mulia, dan keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (Fungsi Edukatif).
Dikatakan penyuluh Agama Katolik turut serta untuk memikirkan dan memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat, baik sebagai pribadi, keluarga maupun masyarakat.



