Religi

Ormas WKRI Kini Hadir di Paroki Mautapaga,Ende

ENDE,GlobalFlores.com-Organisasi Masyarakat (Ormas) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) kini hadir di Paroki Santo Yoseph Freidementz Mautapaga,Keuskupan Agung Ende,yang ditandai dengan pelantikan pengurus dan pengkuhan anggota bersamaan dengan misa mingguan,Sabtu (2/3/2024) di Gereja St Yoseph Freidementz Mautapaga,Ende.

Seperti disaksikan keabsahan kehadiran Ormas WKRI di Paroki St Yoseph Freidementz Mautapaga Ende ditandai dengan pelantikan Ketua dan Wakil Ketua WKRI DPC Paroki Mautapaga,masing-masing atas nama,Teresia Buleng  dan Maxmilia Alfonsa oleh Ketua WKRI DPD Keuskupan Agung Ende,Paulina Pede dan disaksikan oleh Pastor Rekan,RD Egy Parera dan Anggota DPD WKRI Keuskupan Agung Ende serta Anggota DPC WKRI Paroki Mautapaga dan umat yang menghadiri misa.

Usai dilantik menjadi Ketua WKRI DPC Paroki Mautapaga,lalu Teresia Buleng  dalam kapasitas sebagai ketua mengukuhkan secara resmi anggota WKRI DPC Paroki Mautapaga.

RD Egy Parera yang memimpin misa pelantikan dan pengukuhan WKRI DPC Paroki Mautapaga dalam kotbahnya menyampaikan selamat kepada WKRI DPC Paroki Mautapaga yang telah hadir di Paroki Mautapaga.

“Selamat mengabdikan diri untuk gereja dan masyarakat dan terima kasih kepada para suami dan anak-anak yang telah merelakan istri dan ibu mereka untuk bergabung di WKRI,”kata RD Egy Parera.

RD Egy Parera berharap agar WKRI DPC Paroki Mautapaga dapat terus eksis melayani Tuhan dan sesama dan diharapkan mampu menjalin kerjasama dengan pengurus gereja di Paroki Mautapaga demi kemajuan WKRI dan Paroki Mautapaga.

RD Egy juga mengatakan bahwa sebagai organisasi masyarakat hendaknya WKRI tidak semata-mata hanya mengabdikan diri untuk kepentingan gereja namun juga untuk kepentingan masyarakat.

WKRI ujar RD Egy diharapkan peka dengan isu-isu sosial kemasyarakatan terutama hal-hal yang berurusan dengan perempuan seperti kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun isu-isu sosial lainnya.

                               Profil WKRI

Wanita Katolik Republik Indonesia, disingkat Wanita Katolik RI adalah organisasi masyarakat (ormas) yang berbadan Hukum dan disyahkan oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan nomor: J.A.5/23/8, tanggal 05-02-1952 (Lima Februari tahun seribu sembilanratus limapuluh dua) (Anggaran Dasar 2018 Bab I Pasal 3).

Umurnya baru 96 tahun (di Tahun 2020) dan tetap eksis di nusantara ini sejak hari kelahirannya tanggal 26 Juni 1924 di Yogyakarta dan diprakarsai oleh Raden Ajeng Soelastri Soejadi Sasraningrat Darmaseputra. Santa Pelindung Organisasi adalah St. Anna, Ibundanya Bunda Maria yang melahirkan Juru Selamat. Pesta nama St. Anna setiap tanggal 26 Juli.

Organisasi Wanita Katolik RI terstruktur dari Unit Basis yaitu Dewan Pengurus Ranting (DPR), Dewan Pengurus Cabang (DPC), Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) berkedudukan di ibukota.

Sebagai anggota Gereja Universal Wanita Katolik RI menjadi anggota World Union of Catholic Women’s Organisations (WUCWO) yang beranggotakan lebih kurang 100 negara.

Sudah sejak tahun 1937 organisasi perempuan tingkat dunia ini mengenal Wanita Katolik. Masuk menjadi anggota sejak tahun 1957. Perwakilan organisasi menjadi Board Member hingga sekarang, bahkan pernah pula menjadi Vice President WUCWO di wilayah Asia Pasific.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan