Patroli Daerah

Kasus Pembacokan Menimpa Seorang Pemuda di Sikka Ini Penjelasan Polisi

MAUMERE, GlobaFlores.com – Terkait penebasan salah satu pemuda Sikka saat berbelanja di salah satu pemilik kios , Polres Sikka melalui Kabag Humas Polres Sikka, Iptu Margono membeberkan kronologisnya.

Margono menilai peristiwa penebasan itu masuk pada penganiayaan berat. Hal ini disampaikan Margono Senin (7/2/2022) di Maumere.

Margono membeberkan bahwa peristiwa penebasan itu terjajdi pada Minggu 06 Februari 2022 Sekitar Pukul 04.30 wita di kios Alia samping Patung Teka Iku Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka.

Peritiwa penebasan itu kemudian dilaporkan oleh Angke Valentino Kono (26) seorang pelajar yang tinggal di jalan Brai, Rt. 002,Rw. 005, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur.

Sementara pelakunya lanjut Margono, diketahui bernama Lukman (35) berlamat di Jalan Jendral Ahmad Yani Waioti, Kecamatan Alok Timur.

“Kasus penebasan ini dilapor Angke Valentino Kono ke Polres Sikka, yang kemudian polisi langsung turun ke TKP.”ujar Margono.

Sementara korban kasus tindak pidana itu kata Margono yakni, Ifanto Ubaldus Kono (23) yang tinggal dijalan Brai Rt/Rw. 002/005, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur.

Adapun saksi yang mengetahi peristiwa itu diantaranya, Robi Hardiansah (30), dan Doni (30), keduanya saksi ini beralamat dijalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur,

Menurut Margono, peristiwa itu terjadi ketika korban Ifanto datang membeli minuman bir dengan kacang, setelah memberi korban kemudian pulang, sesampai dirumah Iofanto melihat hanya minuman Birnya saja sementara kacang tidak terisi didalam tas plastik bersama bir tersebut.

Korban kata Margono kemudian kembali lagi ke kios untuk menanyakan kacang yang belum di berikan penjaga kios yang diketahui bernama Robi Hardiansa tersebut.

Robi tetap bersih keras bahwa ia sudah memberikan kacang kepada korban Ifanto. Pertengkaran antara Ifanto dan Robipun tidak terelakan, tiba-tiba Robi berteriak perampok sebanyak 4 kali.

Mendengar teriakan itu lanjut Margono, Lukman keluar dengan membawa parang dan langsung mengayunkan ke korban, sehingga mengenai bagian lutut, hingga mengalami luka robek.

Sementara informasi yang diperoleh media ini, selain luka robek pada lutut koban, luka lainnya juga terdapat pada bagian punggung korban, dan ketika itu korban terpaksa berupaya melarikan diri.

Pertiwa nahas itu kemudian menuai protes oleh warga masyarakat Sikka, salah satunya mantan anggota DPRD Sikka Siflan Angi.

“Kejadian sudah menimpa warga, lalu Polres datang menghimbau untuk tetap aman dan kondunsif, terus selama ini ada di mana,”kata Silfan.

“ Kami sudah muak dengan kinerjamu selama ini. Kami butuh perubahan dan penyegaran baru yang benar Catur Prasetya dan Tribrata benar di tegakan dibumi nian tana Sikka,”kata Siflan. ( rel)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan