Perhatian, PBVSI NTT Wajibkan Pelatih Bola Voli Mengantongi Lisensi, Apa Alasannya ?

ENDE,GlobalFlores.com-PBVSI NTT mewajibkan semua pelatih voli memiliki lisensi kepelatihan sebagai syarat mutlak untuk mendampingi tim pada turnamen resmi dan apabila ada pelatih yang belum berlisensi diminta untuk tidak mendampingi tim pada saat bertanding.
Ketua PBVSI NTT, Winston Rondo mengatakan hal itu pada kegiatan Pelatih Lisensi Voli Daerah Zona II Flores-Lembata di Aula Pondok Bina Olangari, Jumat (12/6/2026).
Wiston mengatakan bahwa Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Nusa Tenggara Timur menerapkan standardisasi baru dengan mewajibkan kepemilikan lisensi resmi bagi seluruh pelatih bola voli di seluruh Provinsi NTT.
Langkah ini diambil sebagai syarat mutlak pendampingan tim dalam turnamen resmi guna mendobrak mutu pembinaan atlet dan memutus pola kepelatihan tradisional yang belum terukur,ujarnya.
Penegakan regulasi tersebut diawali melalui Pelatihan Pelatih Lisensi Daerah Zona II wilayah Flores-Lembata di Kabupaten Ende yang diikuti oleh 83 peserta.
“Seluruh pelatih di NTT nantinya diwajibkan memiliki lisensi resmi PBVSI sebagai syarat mendampingi tim dalam berbagai turnamen yang berada di bawah naungan organisasi,”katanya.
Menurutnya, penerapan standar baru ini menjadi fondasi utama dalam melahirkan ekosistem olahraga profesional yang siap bersaing di kancah nasional.
Transformasi tata kelola SDM olahraga ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan prestasi bola voli di Nusa Tenggara Timur. Dengan melahirkan para pelatih bersertifikasi, daerah tidak hanya siap menyelenggarakan turnamen berskala besar, tetapi juga memiliki cetak biru pembinaan atlet yang berkelanjutan dan terukur,ujar Wiston.
Pelatih bola voli harus berlisensi untuk memastikan proses latihan dan instruksi pertandingan berbasis ilmu kepelatihan modern, serta memenuhi kewajiban sertifikasi profesi resmi. Lisensi ini menjadi bukti kompetensi agar pelatih mampu menerapkan teknik dasar yang benar dan merancang strategi yang optimal.
Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa pelatih bola voli diwajibkan memiliki lisensi:Mencegah Cedera dan Menjaga Keselamatan: Pelatih berlisensi memahami biomekanik tubuh dan pentingnya teknik dasar yang benar.
Hal ini krusial untuk melindungi pemain dari risiko cedera fatal, terutama saat melakukan gerakan melompat, smash, atau block.
Transfer Ilmu Modern: Kurikulum pelatihan lisensi (seperti yang diterbitkan oleh PBVSI) memastikan pelatih menguasai metodologi pengajaran yang efektif. Ini memungkinkan mereka mengajari variasi serangan, passing, dan pertahanan sesuai perkembangan standar olahraga terkini.
Pemahaman Taktik dan Regulasi: Memiliki lisensi membuktikan bahwa pelatih paham betul mengenai posisi, rotasi pemain yang tepat di lapangan, serta dinamika pergantian pemain.Persyaratan Resmi: Pelatih wajib memiliki sertifikasi profesi sebagai bukti resmi kewenangan dalam memimpin tim.
Di banyak daerah, termasuk di Indonesia, induk organisasi seperti PBVSI mewajibkan pelatih untuk memiliki sertifikat dan lisensi agar dapat mendampingi atlet di turnamen resmi.
Sementara itu Ketua PBVSI Kabupaten Ende, Vinsen Sangu menyampaikan terimas kasih kepada PBVSI NTT yang telah mempercayakan Kabupaten Ende sebagai tuan rumah pelaksanaan pelatihan pelatih voli berlisensi.
Diharapkan dengan kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi olahraga voli di Kabupaten Ende secara khusus dan NTT secara umum.
Pelaksanaan pelatihan tersebut tentu secara khusus membawa dampak positif khususnya bagi pelatih voli di Kabupaten Ende sehingga dengan demikian akan semakin banyak pelatih voli di Kabupaten Ende yang memiliki lisensi kepelatihan dan hal itu tentu berbanding lurus dengan peningkatan prestasi atlet voli di Kabupaten Ende.
Kegiatan pelaksanaan pelatihan itu dibuka oleh Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda yang dalam sambutannya meminta agar para pelatih bisa memanfaatkan kegiatan pelatihan guna meningkatkan kapasitas diri dan juga pretasi atlet voli di Kabupaten Ende.



