Regional

Miris, Produksi Air di Perumda Air Minum Tirta Kelimutu 4 Juta Meter Kubik Yang Dikonversi Hanya 700 Ribu

ENDE,GlobalFlores.com-Tingkat kehilangan air di Perumda Air Minum Tirta Kelimutu Ende sangat tinggi karena dari produksi air dalam satu tahun sebanyak 4 juta meter kubik yang dikonversi menjadi pendapatan perusahaan hanya 700 ribu meter kubik.

Dirut Perumda Air Minum Tirta Kelimutu, Heribertus Gani, Spd, mengatakan hal itu pada kegiatan Musrenbangkab yang berlangsung di Ruang Garuda, Kantor Bupati Ende, Selasa (17/3/2026).

Pria yang disapa Heri mengatakan bahwa tingkat Kehilangan air di Perumda sangat tinggi karena berdasarkan data yang disajikan SPI di Perumda, air yang diproduksi dalam satu tahun sekitar 4 juta kubik tetapi yang bisa dikonfersi menjadi rupiah menjadi pendapatan perusahaan hanya 700 ribu kubik.

Heri mengataka bahwa setelah ditelusuri penyebabnya yakni dikarenakan jaringan tua banyak yang rusak dan bocor, hampir setiap hari mengalami kerusakan jaringan.

Hal lainnya lainnya ada pelanggan yang memakai air meskipun ada meteran tetapi meteran tidak berfungsi ataupun rusak dan ada juga yang tidak punya meteran dan hal itu cukup banyak .
Heri mengatakan bagi bagi pelanggan yang tidak punya meteran akhirnya biaya beban yang dikenakan dengan angka-angka estimimasi dimana petugas hanya foto padahal Perumda sudah berbasis android bekersama dengan Bima Sakti Altera (BSA) Bali termasuk system akutansi perusahaan.

Namun karena meteran rusak tidak berfungsi atau karena tidak punya meteran jadi estimimasi berdasarkan jumlah pelanggan selalu menggunakan angka minimal padahal pemakaian bisa lebih dari yang diestimasi,ujar Heri.

Persoalan lainnya ungkap Heri adalah kehilangan secara non fisik, ada manipulasi dan ada pencurian air dan Kota Ende ada manipulasi dilakukan oleh staf dan yang bersangkutan sudah diberikan penalti. Dan yang terakhir banyak pelanggan yang menunggak,ujar Heri.

“Ketika menerima tanggungjawab sebagai Dirut tunggakan yang ada di PDAM sekira Rp 15 Miliar hampir 50 persen pelanggan aktif maupun non aktif menunggak,”kata Heri. (rom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan