Regional

Perhatian Hanya Kendaraan Dengan Tonase 5 Ton Kebawah Boleh Lewat di Jembatan Teodhae,Kecamatan Mauponggo,Kabupaten Nagekeo

ENDE,GlobalFlores.com-Jembatan bailey yang dibangun pemerintah di Kali Teodhae,Kecamatan Mauponggo,Kabupaten Nagekeo,NTT,pasca banjir bandang pada 8 September 2025 hanya bisa dilewati kendaraan dengan tonase 5 ton kebawah sedangkan kendaraan dengan tonase 5 ton keatas diminta untuk tidak melintas diatasnya dan diminta melintas pada ruas jalan darurat yang berdekatan dengan jembatan.

Kasatker Pembangunan Jalan dan Jembatan Wilayah 4 NTT,Wilhelmus Sugu Djawa mengatakan hal itu kepada GlobalFlores.com,Selasa (14/10/2025) di Ende.

Pria yang disapa Welly menjelaskan bahwa pasca terjadi bencana bandang di Kecamatan Mauponggo yang merusakan berbagai infrastruktur diantaranya Jembatan Teodhae,pemerintah lalu  membangun kembali jembatan di kali tersebut berupa jembatan bailey yang terbuat dari kerangka baja.

Pembangunan jembatan khususnya jembatan Teodhae 1 saat ini hampir selesai dan direncanakan pada,Sabtu (18/10/2025) jembatan itu sudah bisa dilintasi oleh manusia maupun kendaraan roda dua  ataupun roda 4,jelas Welly.

Namun mengingat kondisi jembatan yang ada maka diminta kepada pengendara kendaraan dengan bobot 5 ton keatas agar tidak melintas diatas jembatan namun di ruas jalan yang berdekatan dengan jembatan. Hal itu mengingat jembatan tersebut sifatnya darurat sehingga sangat rentan ambruk apabila dipaksakan untuk kendaraan dengan tonase besar.

“Iya kita mohon pengertianya fisik jembatan tidak dirancang untuk kendaraan dengan tonase besar dan apabila dipaksakan lewat bisa berakibat fatal baik bagi kendaraan maupun jembatan,”katanya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan