Sosialisasi Pada 11 Kelurahan di Kota Ende Forkompel Temukan Fakta Mayoritas Pelanggan Menyetujui Kenaikan Tarif Air
ENDE,GlobalFlores.com-Saat melakukan sosialisasi pada 11 kelurahan di Kota Ende, Forum Komunikasi Pelanggan (Forkompel) menemukan fakta mayoritas pelanggan menyetujui adanya kenaikan tariff air Perumda Air Minum Tirta Kelimutu,Ende.

Demikian Ketua Forum Pelanggan,Mauritz Bunga kepada GlobalFlores.com,Kamis (11/9/2025) di Ende.
Mauritz mengatakan bahwa semenjak dibentuk Forum Pelanggan gencar melakukan sosialisasi rencana kenaikan tariff air pada Perumda Air Minum Tirta Kelimutu.
Mauritz mengatakan adapun 11 kelurahan itu masing diawali di Kelurahan Rewarangga Selatan,Kelurahan Paupire,Kelurahan Kelimutu,Kelurahan Tetandara,Kelurahan Onekore,Kelurahan Mautapaga,Kelurahan Potulando,Kelurahan Mbongawani,Kelurahan Rukun Lima,Kelurahan Tanjung serta Kelurahan Paupanda.
Pada saat melakukan sosialisasi tersebut selain para pelanggan hadir juga para lurah dari masing-masing kelurahan dan juga camat.

Mauritz mengatakan dalam sosialisasi itu juga dilakukan dialog dengan para pelanggan dan dalam dialog ada pelanggan yang menyetujui adanya kenaikan tariff dan ada juga yang keberatan dengan adanya kenaikan tarif.
“Berdasarkan hasil sosialisasi dan dialog interaktif Forum Pelanggan bersama masyarakat pelanggan pada 11 Kelurahan di 4 wilayah Kecamatan dalam Kota Ende 70 sampai 75 persen pelanggan tidak berkeberatan dan menerima kebijakan kenaikkan tariff,”kata Mauritz.
Namun demikian para pelanggan memberikan catatan apabila dilakukan kenaikan tariff maka harus memperhatikan sejumlah apsek yakni harus meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan.
“Demi peningkatan pelayanan terhadap pelanggan Air Minum Tirta Kelimutu, maka perlu adanya peningkatan pendapatan, salah satunya melalui kenaikan tarif sehingga Perumda mampu menutupi biaya operasional yang ada serta dapat memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah selaku pemilik Perusahaan,’kata Mauritz.

Selain itu untuk keberlanjutan Perumda selaku Perusahaan Daerah yang melayani masyarakat berupa pelayanan jasa air minum, salah satunya dibutuhkan figure atau sosok pemimpin yang memiliki integritas, kapabilitas, dan professionalisme kerja yang memahami dan mengerti manajemen air minum; yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik,ujar Mauritz.



