Regional

Warga Krisis Air Bersih Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

MAUMERE,GlobalFlores.com –Pasca erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki sejumlah warga yang mengungsi mengalami kekurangan air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari di lokasi pengungsian.

Hal ini terungkap saat warga melakukan dialog dengan Anggota DPRD Provinsi NTT,Paul Nuwa Veto, saat mengunjungi warga korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Kringa dan Desa Hikong, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Senin, 23 Juni 2025.

Saat itu selain menyalurkan bantuan, Paul Veto juga berdialog langsung dengan warga di titik-titik pengungsian.

Dalam pertemuan itu, warga mengeluhkan krisis air bersih yang menjadi dampak utama khususnya pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 17 Juni 2025 lalu.

“Bantuan ini memang sangat kami butuhkan, tapi yang paling mendesak sekarang adalah air bersih. Kami kesulitan untuk minum, mencuci, dan keperluan lainnya,” ujar Fabiana Miro, warga Desa Kringa.

Menanggapi keluhan tersebut, Paul Veto menyatakan akan menyampaikan aspirasi warga kepada Gubernur NTT serta instansi teknis terkait. Ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan Dinas PUPR Provinsi NTT dan akan segera berkoordinasi lebih lanjut dengan BPBD guna mengatasi masalah tersebut.

“Kami sudah lihat langsung kondisi pasca-erupsi. Banyak rumah warga mengalami kerusakan. Untuk masalah air bersih, saya sudah menghubungi pihak PUPR provinsi. Kami akan lanjutkan koordinasi agar bantuan segera disalurkan,” jelasnya.

Paul menegaskan, tugasnya sebagai anggota DPRD adalah menjembatani kebutuhan masyarakat kepada pemerintah provinsi agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Semua yang sudah disampaikan ini akan kami sampaikan ke pemerintah provinsi NTT untuk bisa segera disikapi. Tadi saya sudah hubungi langsung orang PUPR di provinsi untuk bisa atasi masalah ketersediaan air bersih ini, nanti kita koordinasi lagi dengan BPBD biar bisa segera membantu bapa mama,” pungkasnya. (jon)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan