Data Calon Pelanggan Perumda Tirta Kelimutu Ende Dibobol Heker
Pemasangan Baru Dari Proyek Inpres Tertunda
ENDE,GlobalFlores.com-Data-data calon pelanggan baru pemasangan meteran air gratis yang dibiayai dari Proyek Inpres di Perumda Tirta Kelimutu dibobol heker.
Hal ini berakibat pada tertundanya rencana pelaksanaan pemasangan meteran baru gratis kepada para calon pelanggan yang sedianya dilakukan pada Bulan Juli 2024.
“Iya pelaksanaan pemasangan gratis kepada para calon pelanggan baru Perumda Tirta Kelimutu yang berasal dari Proyek Inpres belum bisa dilakukan menyusul terjadinya pembobolan data-data calon pelanggan oleh heker secara nasional,”kata Dirut Perumda Tirta Kelimutu,Yustinus Sani,S.E, kepada GlobalFlores.com,Kamis (18/7/2024) ketika dikonfirmasi mengenai rencana pelaksanaan pemasangan meteran air kepada calon pelanggan yang dibiayai dari Proyek Inpres.
“Pokok nya semua data yang ada di BPPW pusat termasuk data-data dari seluruh PDAM. Dan kemarin kami sudah lapor ulang waktu zum dengan Kemetrian,”kata Yustinus.
Yustinus menjelaskan bahwa dalam rencana pelaksanaan pemasangan gratis akan dilakukan pada Bulan Juli 2024 namun dalam pelaksanaan mengalami berbagai kendala dan salah satunya adalah kasus pembobolan data secara nasional oleh heker yang juga mempengaruhi rencana pelaksanaan pemasangan baru oleh Perumda Tirta Kelimutu.
Oleh karena itu atas nama manajemen Perumda Tirta Kelimutu pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terutama bagi para calon pelanggan yang telah terdaftar untuk mendapatkan pemasangan baru dari Perumda Tirta Kelimutu yang dibiayai dari Proyek Inpres.
Yustinus mengatakan bahwa secara tehknis jajaran manajemen Perumda Tirta Kelimutu sudah siap untuk melakukan proses pemasangan baru kepada para calon pelanggan yang namanya telah terdaftar dalam basis data sebagai penerima manfaat yang berasal dari Proyek Inpres.
Secara terpisah PPK Proyek Inpres Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT,Lordy F De Fana yang dikonfirmasi terkait dengan pelaksanaan pemasangan gratis meteran air di Perumda Tirta Kelimutu Ende mengatakan bahwa pelaksanaan pemasangan baru gratis belum bisa dilakukan saat ini dikarenakan dana dari Kementrian atau Dipa belum diturunkan ke BPPW NTT dan juga adanya kendala data calon pelanggan yang terkena heker.
Dan apabila dana dari Kementrian sudah diturunkan maka rencana pelaksanaan pemasangan akan segera dilakukan.
Pihaknya juga belum bisa memastikan waktu dana yang akan diturunkan dari pihak Kementrian namun pihaknya berharap dalam waktu dekat sehingga pelaksanaan pemasangan baru bisa segera dilakukan.
Sebelumnya diberitakan warga masyarakat Kabupaten Ende yang telah terdata sebagai calon pelanggan baru Perumda Tirta Kelimutu Ende dalam program Inpres pemasangan gratis akan segera menikmati program tersebut pasalnya perusahaan daerah dibawah nahkoda Yustinus Sani S.E,mulai melakukan pemasangan gratis pada Bulan Juli 2024.
Dirut Perumda Tirta Kelimutu,Yustinus Sani S.E,yang dikonfirmasi terkait rencana pemasangan gratis bagi warga calon pelanggan Perumda Tirta Kelimutu membenarkan hal tersebut.
“Iya untuk tahap pertama pelaksanaan pemasangan gratis akan dilakukan pada Bulan Juli 2024 untuk 1.025 Sambungan Rumah (SR),”kata Yustinus Sani,Senin (3/6/2024) di Ende.
Mantan Anggota DPRD Kabupaten Ende tiga periode ini menjelaskan bahwa dalam program Inpres pelaksanaan pemasangan gratis akan dilakukan dua tahap.
Untuk tahap pertama mulai pemasangan pada awal Juli 2024, sedangkan untuk tahap kedua sedang dalam proses survei.
Menurut Yustinus, jumlah calon pelanggan yang akan direalisasikan pada tahap pertama sebanyak 1.025 Sambungan Rumah (SR) masing-masing terbagi atas,
1.Kecamatan Ende 5 calon pelanggan
2.Ende Selatan 320 calon pelanggan.
3.Ende Tengah 253 calon pelanggan
4.Ende Timur 99 calon pelanggan
5.Ende Utara 132 calon pelanggan
6.Ndona 116 calon pelanggan
7.Pulau Ende 100 calon pelanggan
Jumlah keseluruhan 1.025 Sambungan Rumah (SR).
“Pemasangan meteran ini tidak dipungut biaya, namun ada biaya admin untuk menjadi pelanggan sebesar Rp.150.ribu”,katanya.
Sementara itu, untuk tahap kedua direncanakan akan direalisasikan pada Bulan Agustus mendatang.
Yustinus menambahkan, jumlah calon pelanggan tahap dua sebanyak 775 Sambungan Rumah (SR) dengan rincian,
1.Kecamatan Pulau Ende 103 calon pelanggan
2.Ende Selatan 186 calon pelanggan
3.Ende Timur 121 calon pelanggan
4.Ende Utara 47 calon pelanggan
5.Ende Tengah 171 calon pelanggan
6.Kecmatan Ndona 54 calon pelanggan
7.Kecamatan Lio Timur 73 calon pelanggan
Total keseluruhan 775 Sambungan Rumah (SR).
“Secara keseluruhan untuk tahap pertama dan tahap kedua berjumlah 1, 780 calon pelanggan”,ujarnya.
Yustinus menambahkan bahwa kabupaten yang menerima program Inpres ini hanya bagi kabupaten yang pemdanya siap baik syarat administrasi maupun syarat teknis dan juga proaktif dari pemerintah daerah dalam hal ini bupati, Kadis PUPR dan Perumda.
Dalam pelaksanaan pemasangan gratis tersebut memang benar-benar gratis yang itu artinya warga hanya tinggal memutar kran air ketika sudah selesai dilakukan pemasangan.



