Regional

Sebanyak 130 Orang Meninggal Dunia Karena Gempa Flores

KUPANG,GlobalFlores.com – Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT per 4 September 2026, tercatat sebanyak 130 orang meninggal dunia, sementara jumlah warga yang mengungsi mencapai 96.385 orang.

Hal tersebut dikatakan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, Sabtu (5/9/2026) di Kupang.

Gempa bermagnitudo 7.7 ini juga mengakibatkan 99.568 rumah mengalami kerusakan. Selain itu, sebanyak 600 rumah ibadah, 2.633 fasilitas pendidikan, 673 kantor pemerintah, dan 663 fasilitas kesehatan turut terdampak.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena mengatakan bahwa pemerintah masih terus melakukan penanganan terhadap masyarakat dan wilayah terdampak. Untuk diketahui, status tanggap darurat saat ini masih berlangsung hingga 12 September 2026.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per 5 September 2026 pukul 05.00 WIB, telah terjadi 12.438 kali gempa susulan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 174 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat, dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2, sedangkan gempa dengan magnitudo di atas 5 tercatat sebanyak 36 kali.

Di tengah masih berlangsungnya penanganan darurat, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan bahwa setiap sumber daya dan dukungan yang tersedia harus dikelola secara bertanggung jawab dan sepenuhnya diarahkan untuk kepentingan masyarakat terdampak,ujar Gubernur NTT, Melki Laka Lena.

Komitmen tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa percepatan penanganan Gempa Flores harus berjalan beriringan dengan pengawasan yang kuat. Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen memastikan setiap dana bantuan yang dipercayakan untuk penanganan bencana benar-benar sampai dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, ujar Gubernur, Melki.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan