Regional

Bencana Gempa di Kabupaten Nagekeo Menyebabkan 13 Orang Meninggal

MBAY,GlobalFlores.com – Bupati Nagekeo Simplisius Donatus dalam rapat bersama Presiden RI, Prabowo Subianto yang berlangsung di Posko Pananggulangan Bencana di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026) melaporkan kondisi terkini masyarakat dan dampak gempa di Kabupaten Nagekeo.

Bupati Simplisius mengatakan berdasarkan laporan Pemerintah Kabupaten Nagekeo, gempa dengan magnitudo maksimum 7,7 terjadi di wilayah Nagekeo menyebabkan 13 orang meninggal dunia, 13 orang mengalami luka berat, dan 118 orang mengalami luka ringan. Sementara kerusakan juga terjadi pada hampir 10.960 rumah warga.

Simplisius menyampaikan bahwa Kabupaten Nagekeo mengalami gangguan komunikasi selama dua hari setelah gempa sehingga koordinasi penanganan bencana sempat mengalami kendala.

Pada hari ketiga, komunikasi mulai kembali pulih dan pemerintah daerah mulai memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTT.

Sektor pelayanan kesehatan menjadi salah satu sektor yang mengalami dampak serius. Dua rumah sakit di Kabupaten Nagekeo mengalami kerusakan sehingga tidak dapat memberikan pelayanan secara optimal, baik pelayanan kesehatan maupun administrasi.

Sejumlah puskesmas juga mengalami kondisi serupa. Karena bangunan fasilitas kesehatan belum sepenuhnya aman untuk digunakan, pelayanan kesehatan sementara dilakukan di luar gedung dengan memanfaatkan tenda.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo untuk memastikan kebutuhan masyarakat, terutama pelayanan kesehatan, hunian sementara, serta kebutuhan dasar lainnya dapat segera ditangani.

Usai rapat koordinasi, Presiden Prabowo meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak gempa serta sejumlah lokasi penanganan bencana di Kabupaten Nagekeo.

Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan, perlindungan, dan bantuan yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan