Sat Binmas Polres Ende: KDRT Ibarat Puting Beliung Tidak Hanya Merusak Tapi Menghancurkan Jiwa
ENDE,GlobalFlores.com – Kekerasan dalam rumah tangga ibarat angin puting beliung. Dia tidak hanya merusak struktur bangunan rumah tapi menghancurkan jiwa dan masa depan orang-orang di dalamnya.
Hal tersebut dikatakan Kaurbinops Satbinmas Polres Ende, Aiptu Paskalis Koly saat memberikan pembekalan khusus bagi para calon pengantin di Aula Gereja St. Arnoldus Yansen Wolowona, Sabtu (28/2/2026).
Sebagaimana rilis yang diterima dari Humas Polres Ende menyebutkan bahwa Satuan Binmas Polres Ende melakukan langkah proaktif dalam menjaga stabilitas Kamtibmas yang dimulai dari unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga dan untuk itu pada Sabtu (28/02/2026) Pukul 15.30 Wita, Kaurbinops Satbinmas Polres Ende Aiptu Paskalis Koly memberikan pembekalan khusus bagi para calon pengantin di Aula Gereja St. Arnoldus Yansen, Wolowona.
Pelaksanaan kegiatan itu bukan sekadar sosialisasi biasa, materi yang dibawakan memiliki judul yang cukup unik dan menyentil: “Angin Puting Beliung dalam Rumah Tangga: Kekerasan Dalam Rumah Tangga dalam Perspektif Hukum Pidana.”
Di hadapan 10 pasang calon suami-istri yang tengah mengikuti Kursus Persiapan Perkawinan (KPP) Paroki Roworeke, Aiptu Paskalis membedah tuntas UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).
”Kekerasan dalam rumah tangga ibarat angin puting beliung. Dia tidak hanya merusak struktur bangunan rumah tapi menghancurkan jiwa dan masa depan orang-orang di dalamnya,” ujar Aiptu Paskalis di hadapan para peserta.
Adapun poin penting dalam Sosialisasi:
Hakekat Perkawinan: Menekankan bahwa ikatan lahir batin harus dijaga dengan kasih sayang, bukan intimidasi.
Aspek Pidana: Memberikan pemahaman bahwa KDRT bukan sekadar “urusan dapur” pribadi, melainkan pelanggaran hukum yang memiliki konsekuensi pidana serius.
Edukasi Preventif: Mengajak pasangan untuk membangun komunikasi yang sehat guna mencegah terjadinya konflik fisik maupun psikis.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 15.30 hingga 17.30 Wita ini berjalan dengan penuh antusiasme. Para peserta diharapkan mampu memahami hak dan kewajiban masing-masing sehingga kelak tercipta keluarga yang harmonis dan aman.
”Tujuan kita adalah memastikan bahwa rumah menjadi tempat paling aman bagi setiap anggota keluarga. Jika keluarga aman dan bahagia, maka situasi Kamtibmas di wilayah kita pun akan tetap kondusif,”kata Aiptu Paskalis Koly.



