Pendidikan

Pengukuhan Bagi PPG Guru Tertentu Tahap 1 Periode 2 Tahun 2025 Pascasarjana Uniflor Ende Diawali Dengan Seminar

ENDE,GlobalFlores.com-Pelaksanaan pengukuhan bagi PPG Guru Tertentu Tahap 1 Periode 2 Tahun 2025 Pascasarjana Uniflor Ende diawali dengan seminar nasional secara hybrid pada, Jumat (5/12/2025) di Auditorium HJ Gadi Djou,Uniflor.

Koordinator PPG Universitas Flores, Dr. Veronika Genua, S.Pd., M.Hum, mengatakan hal itu dalam keterangan pers kepada wartawan di Kampus Uniflor,Ende, Kamis (4/1/2025).

Adapun yang menjadi pemateri pada kegiatan seminar Nasional tersebut adalah masing-masing Prof. Dr. A. G Thamrin M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret, Dr. Veronika Genua, S.Pd., M.Hum dan Dr. Sofia Sa’o, M.Pd dari PPG Universitas Flores.

Tema Seminar Nasional : Integrasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran Bermakna di Era 5.0″.

Tujuan pelaksanana seminar adalah untuk memberikan pemahaman dan membekali peserta pengukuhan PPG dalam memanfaatkan integrasi digiral dalam pembelajaran untuk meningkatkan kreatifitas dan daya berpikir kritis para siswa dalam belajar,ujar Veronika.

Adapun yang menjadi peserta seminar Nasional yakni para guru peserta pengukuhuan tahap 1 periode 2, Rektor , alumni, para guru pamong PPG, dosen serta seluruh mahasiswa lainnya yang ingin mendapatkan pengetahun terkait tema tersebut.

Selanjutnya, setelah seminar akan dilanjutkan dengan gladi persiapan pegnukuhan dan sumpah profesi.

Kegiatan pengukuhan akan dilaksanakan pada Sabtu 6 Desember Desember 2025.

Peserta pengukuhan adalah adalah mahasiswa PPG Guru tertentu yang telah lulus UKPPPG periode 1 dan 2 tahun 2025 yang telah melaksanakan kegiatan pembelajaran mandiri melalui platfrom merdeka belajar selama 29 hari dan telah melalui Ujian Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG) yakni Ujian Kinerja (UKIN) dan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).

Peserta Pengukuhan terdiri dari peserta retaker periode 1 dan 2 berjumlah 1314 orang yang terdiri dari:

1) Bidang studi bahasa Indonesia: 488

2) Bidang studi Matematika 454

3) Bidang studi Sejarah 194

4) Bidang studi Fisika 178

Veronika menjelaskan peserta yang mengikuti kegiatan seminar dan pengukuhan secara luring berjumlah 90 orang sedangkan yang mengikuti daring atau online sebanyak 1.223.

“Peserta lebih banyak mengikuti secara daring karena jauh, serta sekolah sedang melaksanakan kegiatan ujian semester. Total yang mengikuti pengukuhan sebanyak 1314 orang dari berbagai provinsi yakni Kepulauan Bali, Lombok, NTB dan juga NTT,”katanya.

Peserta luring sebanyak 91 orang yang datang dari Bali, daratan Timor yakni Atambua, TTS, TTU, Sumba, Kota Kupang dan dari daratan Flores mulai dari Lembata sampai Labuan Bajo.

Dikatakan mahasiswa yang mengikuti pengukuhan baik daring maupun luring akan mendapatkan sertifikat pendidik asli yang telah ditandatangani oleh Rektor Universitas Flores dan juga 10 lembar fotocopy serdik yang telah dilegalisir oleh Direktuir Pascasarjana Universitas Flores.

Kegiatan pengukuhan secara daring akan dilakukan melalui live steraming agar dapat disaksikan oleh keluarga, para rekan guru, pimpinan dinas pendidikan setempat dan juga seluruh masyarakat,jelas Veronika.

Juga bagi peserta yang tidak lulus UKIN dan UTBK sebanyak 6 orang, yang sudah mengikuti UKIN dan UTBK periode 3 tahun 2025 dan sudah lulus akan mengikutu pengukuana bersama tahap berikutnya pada tahun 2026.

“Atas nama pimpian Prodi PPG LPTK Universitas Flores, Pimpinan Pascasarjana, dan juga Rektor Universitas Flores mengucapkan selamat dan profisiat untuk seluruh peserta pengukuhan,”kata Veronika.

Jadi guru yang profesional bukan hanya mendapatkan sertfikat pendidik melainkan adanya peruabahab dalam kegiatan pembelajaran, menguasai teknologi digital dan mengintegrasikan teknologo dalam kegiatan pembelajaran,ujar Veronika.

“Selamat karena telah dipanggil dan lulus UKIN dan UTBK Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Proses ini bukanlah perjalanan yang mudah, namun kalian telah menunjukkan dedikasi, komitmen, dan semangat yang luar biasa dalam upaya memajukan dunia pendidikan,”katanya.

Sebagai guru profesional, peran bapak dan ibu sangat penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,ujar Veronika.

Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan. Menjadi seorang guru tidak hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang membimbing. menginspirasi, dan menjadi teladan bagi siswa.

“Tugas sebagai guru adalah untuk terus berkembang, beradaptasi dengan teknologi dan tantangan zaman, serta menjaga semangat untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak didik kita,”katanya.

Para guru bukan hanya pengajar, tetapi juga agen perubahan yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan bermakna.

Teruslah berinovasi dan jadilah guru yang menguasai berbagai alat pendidikan, termasuk teknologi seperti Al, Koding untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia yang semakin berkembang.

“Kami berharap para guru adalah pemegang kunci untuk mengembangkan pola pikir logis dan kritis bagi generasi penerus bangsa,”katanya.

“Kami berharap para guru mampu menjadi inspirasi bagi siswa, memperkenalkan berbagai pendekatan pembelajaran yang inovatif, serta memanfaatkan teknologi dan alat pembelajaran digital untuk membantu mereka menguasai materi dengan lebih mudah dan menyenangkan,”ujarnya.

Selain itu, dengan menguasai pendekatan pembelajaran berbasis teknologi, dan membantu siswa untuk selalu mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia yang semakin maju. Tetap semangat dalam menghadapi tantangan, dan jadilah guru yang mampu mendorong siswa untuk semangat belajar dan kreatif.

Semoga keberhasilan menjadi guru profesional yang hebat, ini mampu menciptakan perubahan positif di dunia pendidikan,ujar Veronika.

Sementara itu moderator dalam pelaksanaan seminar, Dra. Marietta Bali Larasati, M.Hum menambahkan tema pada pelaksanaan seminar adalah, Integrasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran Bermakna.

Sebagai pemateri, Prof Dr. A.G. Thamrin, dari Universitas Sebelas Maret dengan topic Intergrasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran Bermakna.

Dr. Veronika Genna, SPI, M.Hum dari Uniflor dengan topic Koding dan Kecerdasan Artificial (KKA) dalam Pembelajaran Bermakna.
Dr. Sofia Sa’o, S.Pd, M.Pd,dengan topik transformasi Digital dalam Pembelajaran Bermakna.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan