Tiga Hari di Nagekeo, Ini Yang Dilakukan Dubes Polandia
MBAY,GlobalFlores.com– Duta Besar (Dubes) Polandia untuk Indonesia, Beata Stoczynska melakukan kunjungan kerja selama 3 hari di Kabupaten Nagekeo, 28-30 Januari 2022.
Informasi yang diterima dari Prokopim Nagekeo menyatakan, Dubes Polandia didampingi suaminya Mr. Slawomir Stanisaw Stoczynski, dan Staf Pejabat Politik dan Ekonomi, Mr. Michal Jan Weglarz setelah turun pesawat di Soa Bajawa, langsung menuju Roe, Desa Ngegedhawe untuk menghadiri Misa Yubileum 60 tahun imamat P.Tadeusz Gruca, SVD
Di tengah kabar duka kepergian ibundanya tercinta, ibu Dubes dan suami melakukan penanaman pohon kenangan tersebut didampingi Wabup Nagekeo, Marianus Waja bersama ibu, Sekda Nagekeo, Drs. Lukas Mere, serta sejumlah pejabat dan staf yang hadir.
Selesai, ibu Dubes dan rombongan diajak istirahat sambil menikmati aroma Kopi Leder dan produk cemilan lokal lainnya di Lobby Kantor Bupati.
Kepada tetamu, Wabup juga memperkenalkan video profil pariwisata daerah, serta spesial theme song “Nagekeo The Heart of Flores”.
Acara pun tidak berlangsung lama. Ibu Dubes pamit kembali ke Penginapan Roe, sedangkan sang suami, Mr. Slawomir dan staf pejabat kedutaan bidang politik dan ekonomi Mr. Michal didampingi Wabup Nagekeo dan ibu, melanjutkan City Tournya ke Boawae, tepatnya di SMA St. Fransiskus Xaverius Boawae.
Kedatangan rombongan kedutaan Polandia disambut pagar betis siswa-siswi SMAFIX Boawae, ditambah gemuruh suara drumband sahut menyahut, memacu semangat sorak gembira khalayak yang hadir. Ekspresi tetamu pun nampak gembira.
Semua larut dalam gegap gempita penyambutan apalagi setelah selendang hasil tenunan para siswi milenial SMAFIX Boawae melingkar indah di leher 2 tamu istimewanya, Mr. Slawomir dan Mr. Michal.
Bruno, sang Kepsek menggiring perlahan menuju ruang tenun. Sudah berjejer di sana, sejumlah siswi milenial, yang diasah minat dan bakat dalam hal menenun.
“Waow, luar biasa. Apakah ini hanya untuk putri ?” tanya Michal.
“Hampir semua aktifitas tenun, dilakoni oleh kaum perempuan”, jawab Bruno.
Tetamu nampak asik mengamati dan membaca satu dua buku. “Perpustakaan kami masih didominasi buku-buku pelajaran. Sedangkan referensi pengetahuan umum lainnya, memang masih sangat kurang” ungkap Bruno.
Saat di ruang istirahat minum, sambil menyuguhkan kepada tamu, satu tari tradisional andalannya, yakni Toda Gu.
Tetamu pun disajikan dengan gembira, aneka menu lokal, termasuk nasi dna daging yang dimasak dalam bambu (po’o).
Selain kepala sekolah Bruno Kewo dan para guru serta komunitas SMAFIX, turut hadir menyambut tamu yakni Ketua DPRD Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu.
Pulang dari SMAFIX, rombongan menyinggahi Gereja St. Fransiskus Xaverius Boawae. Sudah menanti Romo Yosef Liwu.
Tetamu masuk berdoa, dilanjutkan dengan doa dan berkat dari Pastor Romo Yos, sambil diiringi nyanyian Requiem, mengenang kepergian ibunda dari Dubes Polandia yang barus saja meninggal pagi hari itu.
Selanjutnya rombongan kembali ke Roe, menyinggahi Kampung Adat dan Rest Area Tutubhada.
Rombongan meneruskan perjalanan pulang ke Roe didampingi anggota TNI 1625 Ngada dan anggota yang setia mengawal hingga tiba di penginapan Roe untuk beristirahat.
Pada Minggu, 30 Januari 2022. Tepatnya pukul 10.00, rombongan tamu Dubes Polandia, pamitan dengan P. Tadeusz di Roe, selanjutnya berangkat menuju Ende, diantar langsung Wabup Nagekeo, Asisten I Setda Nagekeo, Imanuel Ndun, dan Perwira Penghubung TNI 1625 Ngada, Supriyanto.
Tiba Ende pukul 12.00, mampir istirahat lalu makan siang di Susteran CIJ Potu Ende.
Pukul 13.30 Tetamu dihantar menuju Bandara selanjutnya tepat pukul 14.30, Ibu Dubes dan rombongan tinggalkan Flores, terbang ke Jakarta via Kupang.
“Selamat jalan, terima kasih, semoga bisa bertemu lagi” ucap Wabup Nagekeo Marianus Waja dan disambut ibu Dubes dengan senyum sambil tangan terkatup. (*/rom)



