Regional

Bupati Ende Yosef Badeoda Minta Dokumen RKPD  Musrenbang Kabupaten Harus Memiliki Kerangka Kerja Yang Logis

ENDE,GlobalFlores.com-Bupati Ende,Yosef Benediktus Badeoda,S.H,M.H,minta agar Dokumen RKPD yang dihasilkan dari forum Musrenbang Kabupaten harus memiliki kerangka kerja logis untuk mewujudkan visi dan misi Bupati artinya antara kegiatan, output, outcome dan impact dalam RKPD harus diarahkan untuk mewujudkan visi Kabupaten Ende Yang Maju Berdaya Saing dan Berkelanjutan berbasiskan iman dan budaya menuju Ende Lio Nage Sare Pawe.

Hal tersebut dikatakan Bupati Ende,Yosef Benediktus Badeoda,S.H,M.H, saat membuka kegiatan Musrenbangkab Tahun 2025, Kamis (27/3/2025) di Aula Garuda,Kantor Bupati Ende.

Dikatakan Pelaksanaan Forum Musrenbang Kabupaten ini merupakan agenda tahunan yang melibatkan warga, pemerintah desa, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Tujuan pelaksanaan MusrenbangKab RKPD ini adalah membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan dari para pemangku kepentingan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang bersangkutan.

Selain itu juga untuk menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan desa serta menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi Perangkat Daerah yang diklasifikasikan berdasarkan urusan.

Penyelenggaraan Forum Musrenbang Kabupaten diharapkan akan memberikan pemahaman terhadap tahapan-tahapan dalam penyusunan dan pembahasan RKPD hingga RAPBD, serta program prioritas Kabupaten Ende Tahun 2026, yang selaras dengan RPJMD tahun 2025 sampai 2029 demi: “Terwujudnya Kabupaten Ende Yang Maju Berdaya Saing dan Berkelanjutan berbasiskan iman dan budaya menuju Ende Lio Nage Sare Pawe” dalam spirit Ende baru Untuk Semua.

“Dalam Musrenbang Kabupaten ini saya menambahkan beberapa poin penting pada Rencana Kerja di masing-masing Perangkat Daerah antara lain: Musrenbangcam yang dihasilkan melalui pola pendekatan partisipatif akan diselaraskan dengan rencana kerja Perangkat Daerah yang menggunakan pendekatan teknokratis dan Top Down,”katanya.

Dan ini akan menjadi rujukan dalam penyusunan RKA Perangkat Daerah. Penyusunan RKA mulai dari perencanaan harus berbasis data yang benar dan akurat untuk mewujudkan target kinerja Tahun 2026 dalam RPJMD,ujar Bupati Yosef.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan