Pendidikan

Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Manajemen Uniflor Ende Ikut Yudisium, Direktur Sebut Mereka Adalah Pioner

ENDE,GlobalFlores.com-Mengangkat tema”Magister Manajemen: Mengintegrasikan ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam strategi bisnis”, Magister Manajemen Uniflor menggelar yudisium bagi 10 orang mahasiswa pasca sarjana, Selasa (12/5/2026) di Aula Pasca Sarjana Uniflor,Ende.

Hadir dalam pelaksanaan yudisium tersebut Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda dan Rektor Uniflor, Dr Willybrodus Lanamana serta Direktur Pasca Sarjana Uniflor, Dr Avianita Rachmawati, S.Sos,M.M dan para dosen serta mahasiswa dan keluarganya.

Direktur Pasca Sarjana Uniflor, Dr Avianita Rachmawati, S.Sos,M.M dalam sambutannya mengatakan bahwa mahasiswa Angkatan II Program Pascasarjana yang lahir dari Rahim Pascasarjana adalah merupakan pionir atau pelopor yang menandai tonggak sejarah pendidikan di Universitas Flores khususnya Program Pascasarjana, sekaligus generasi kedua yang berhasil menyelesaikan jenjang akademik di institusi dengan gemilang.

“Bapak dan ibu telah melewati perjalanan panjang, penuh tantangan, dan kini siap melangkah ke dunia profesional dengan bekal pengetahuan mendalam di bidang manajemen,”katanya.

Yang lebih membanggakan lagi, Program Studi S2 Magister Manajemen kita telah berhasil meraih akreditasi “Baik Sekali” dari LAMEMBA dalam kurun waktu 2 tahun program studi beroperasi.

Dan ini merupakan prestasi prodi yang patut kita beri apresiasi. Pencapaian ini bukan hanya bukti komitmen tim akademik, tetapi juga cerminan kualitas lulusan kita yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,ujarnya.

Dikatakan di tengah dinamika bisnis global saat ini, tema yudicium “Mengintegrasikan ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam Strategi Bisnis” menjadi sangat relevan. ESG bukan lagi tren, melainkan imperatif strategis bagi setiap pemimpin bisnis untuk menciptakan nilai berkelanjutan—melindungi lingkungan, memberdayakan masyarakat, dan memastikan tata kelola yang etis.

“Kalian, sebagai lulusan angkatan II, telah dibekali kemampuan untuk mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam model bisnis inovatif, seperti strategi rantai pasok hijau atau governance berbasis data,”katanya.

“Khusus bagi para peserta yudicium yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), integrasi ESG ini menjadi panggilan mulia dalam tugas negara. Sebagai ASN, kalian berada di garis depan untuk menerapkan strategi bisnis berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya publik—mulai dari pengadaan lingkungan hijau di instansi pemerintah, pemberdayaan sosial melalui program inklusif, hingga governance yang transparan dan akuntabel,”katanya.

Dengan bekal Magister Manajemen, kalian siap memimpin reformasi birokrasi yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), sehingga pelayanan publik kita tidak hanya efisien, tapi juga bertanggung jawab terhadap generasi mendatang,ujar wanita yang disapa Avi.

Pada pelaksanaan yudisium juga diumumkan bahwa Maximinus Saverius Susanto, S.STP.MM sebagai lulusan terbaik dan Fraidi Fadli, S.H.,MM dengan kategori tesis terbaik. (rom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan